Kuliner,  Leisure

Shokupan, Roti Tawar Khas Jepang yang Lembut Memanjakan Lidah

Hai Minasan~! Saat ini roti menjadi salah satu makanan utama di berbagai negara. Walaupun Jepang bukan salah satu negara yang menjadikan roti sebagai makanan utama, negeri Sakura ini memiliki banyak roti yang populer di antaranya melon pan dan shokupan.

Shokupan adalah roti tawar khas Jepang yang punya ciri khas yang berbeda dengan roti tawar umumnya yang biasa kita temui. Shokupan bentuknya balok dengan kulit (crust) berwarna coklat, dalamnya berwarna putih, dan rasanya lebih lembut.

Pandai Kotoba kali ini akan mengupas fakta tentang shokupan, kenapa shokupan bisa seenak itu, cerita di balik shokupan, dan apa yang membuat shokupan ini terkenal. Yuk, lanjut baca di bawah ini.

Shokupan yang Dijual di Jepang
toyokeizai.net

Shokupan, Roti Tawar Khas Jepang yang Lembut Memanjakan Lidah

Orang-orang dari banyak negara di seluruh dunia sekarang sangat menyukai shokupan si roti tawar khas Jepang ini tanpa terkecuali orang Indonesia. Fakta apa saja yang membuat shokupan ini bisa terkenal dan enak, lebih jelasnya akan dibahas berikut ini.

Dibawa Pertama Kali dari Portugal dan Mulai Populer setelah Perang Dunia II

Menurut dari beberapa sumber, roti tawar awalnya dibawa oleh bangsa Portugal pada tahun 1543 bersamaan dengan dibawakannya juga senjata api. Mereka mendarat pertama kali di Tanegashima, Prefektur Kagoshima.

Namun, selama periode Edo dengan berlangsungnya politik sakoku, roti tidak lagi disukai karena pengaruh bangsa asing yang dikhawatirkan dapat melunturkan budaya Jepang. Setelah periode Edo berakhir, ada banyak versi yang menjelaskan bagaimana shokupan ini bisa lahir.

Toko Roti Legendaris Uchiki Pan di Yokohama yang Sudah Berdiri Sejak 1888
hamakuma3.com

Versi pertama: di akhir abad ke-19, pengrajin datang dari Inggris (yang merupakan penduduk pemerintahan Meiji) mulai memanggang roti di atas loyang. Roti jenis ini kemudian diberi nama shokupan.

Versi kedua: setelah Perang Dunia II berakhir, tepung terigu dikirim dari Amerika Serikat untuk mengatasi kekurangan pangan pascaperang. Hal ini menyebabkan roti tawar menjadi terkenal di seantero Jepang dan meskipun nasi tetap menjadi makanan pokok tradisional Jepang, roti akhirnya diadopsi sebagai makanan pokok lainnya.

Orang Jepang saat itu cenderung ingin makan roti yang empuk, lembut, dan mengembang. Kemudian, resep roti gaya barat dimodifikasi sesuai dengan lidah orang Jepang dan menghasilkan shokupan hari ini. Popularitas shokupan pun semakin meluas pada tahun 1950-an sampai sekarang.

Shokupan Semakin Enak karena Menggunakan Metode Yudane

Shokupan dibuat dengan menggunakan teknik khusus yang disebut Metode Yudane. Metode Yudane melibatkan dengan membuat roux terlebih dahulu dengan mencampurkan air mendidih dengan tepung roti.

Suhu air membuat protein dalam tepung menjadi gelatin yang menyebabkan tingkat keempukan lebih tinggi pada roti saat dipanggang. Kadar air yang relatif tinggi inilah yang memberikan tekstur khas pada shokupan seperti empuk, lembut, dan sedikit kenyal.

Roti Tawar dengan Metode Yudane
chainbaker.com

Dipanggang hingga renyah di bagian luarnya dan diberi sedikit mentega atau madu. Shokupan akan menjadi roti panggang yang sangat lezat untuk sarapan. Bagi yang suka sarapan dengan roti pasti akan takjub dengan rasa shokupan sebagai roti panggang.

Kepopuleran Shokupan Tidak Lepas dari Cara Makan Orang Jepang dengan Roti

Dimulai dari sekitar waktu Olimpiade Tokyo pada tahun 1964, pola makan orang Jepang menjadi lebih kebarat-baratan. Bahkan, sejak tahun 2011, rumah tangga Jepang lebih banyak mengonsumsi roti daripada nasi.

Bahkan dengan berbagai macam roti yang tersedia saat ini, shokupan telah mendapatkan tempatnya di meja makan orang Jepang dan telah memantapkan dirinya sebagai bagian penting dari sarapan dan sandwich untuk makan siang.

Fruit Sandwich yang Biasa Dijual di Minimarket
commons.wikimedia.org

Pada tahun 1984, sebuah produsen roti besar mulai menjual sandwich yang dibuat dengan meletakkan isian di antara dua potong roti, menekan keempat ujung roti dengan kuat untuk menutup sandwich-nya, lalu memotong kulitnya. Jenis sandwich ini terus menjadi sangat populer dan bisa menemukannya dijual di minimarket atau tempat-tempat lain. Itulah asal-usul fruit sando bisa diciptakan.

Sekitar ada 150 produk sandwich baru yang diluncurkan di pasaran setiap tahunnya dan sekitar 400 juta sandwich terjual di Jepang pada tahun 2020. Dengan banyaknya varian sandwich yang ditawarkan mulai dari gaya Jepang, gaya Barat, rasa internasional, dan bahkan bahan-bahan manis, selalu ada sesuatu yang baru untuk dicoba.

Shokupan Ngetren di Negara Kita Berkat Fruit Sando

Usut punya usut, dilansir dari berbagai media online di Indonesia, masuknya kepopuleran shokupan disebabkan oleh viralnya resep fruit sando. Roti tawar yang disarankan untuk membuatnya adalah menggunakan shokupan.

Kreasi Fruit Sando
flickr.com

Cara membuat fruit sando yang mudah, menggunakan roti tawar shokupan yang lembut, dan segarnya buah-buahan yang ada di dalamnya membuatnya fruit sando ini banyak digemari orang kita. Camilan sehat ini karena vitamin serta serat dari buah-buahan dan karbohidrat yang mengenyangkan dari shokupan,


Nah, itu dia artikel tentang fakta roti tawar khas Jepang yaitu shokupan yang lembut dan memanjakan lidah. Roti tawar ini bukan sembarang roti tawar karena fakta di baliknya dan waktu yang membuktikan shokupan ini memiliki kualitas yang tidak main-main ya.

Tertarik untuk mencoba shokupan? Semoga artikel kali ini menjawab rasa penasaran Minasan dan jangan lupa untuk membuat fruit sando juga ya.

Roti dari Jepang tidak hanya shokupan lho, masih ada lagi jenis-jenisnya yang pastinya enak. Pandai Kotoba sebelumnya pernah membuat artikelnya tentang 9 jenis roti Jepang yang bikin ngiler, yuk cek di sini. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *