Culture

Oshougatsu Perayaan Tahun Baru Jepang

Akhir tahun tandanya, sebentar lagi kita akan menyambut tahun baru nih. Tahun baru identik dengan menghitung mundur detik-detik menuju tanggal 1 Januari dan pesta kembang api. Tapi, kalau di Jepang beda lho minasan. Malam tahun baru pada umumnya disambut dengan keheningan. Nah sebetulnya seperti apa sih tradisi tahun baru di Jepang? Simak artikel ini sampai beres ya.

image 6
Oshougatsu Perayaan Tahun Baru Jepang

Oshougatsu Perayaan Tahun Baru Jepang

Persiapan Tahun Baru

Orang Jepang menyebut perayaan tahun baru dengan istilah お正月 (oshougatsu). Pada saat menjelang tahun baru, orang Jepang punya tradisi turun temurun yang sudah lama dilakukan yaitu bersih- bersih dan menaruh hiasan khas.

Tradisi bersih-bersih ini disebut 大掃除 (oosouji). Kanji (dai/oo) pada istilah tersebut memiliki makna besar, jadi tradisi bersih-bersih ini bukan sekedar bersih-bersih biasa tapi, bersih-bersih besar tepatnya membersihkan seluruh ruangan termasuk bagian-bagian yang sulit dijangkau sehari-hari. Uniknya, 大掃除 (oosouji) tidak hanya menjadi tradisi di rumah tapi, menjadi tradisi di banyak perusahaan tiap tahun.

Selain tradisi bersih-bersih, ada juga tradisi menghias dengan hiasan khas お正月 (oshougatsu) yang disebut 正月飾り (shougatsu kazari). Pemasangan ini dilakukan pada umumnya setelah tanggal 25 Desember atau hari natal berakhir sampai tanggal 7 Januari.

image 19
Hiasan di tahun baru 正月飾り (shougatsu kazari)

Ada tiga buah hiasan khas tahun baru Jepang, yaitu 門松 (kadomatsu), しめ縄 (shimenawa), dan 鏡餅 (kagami mochi).

門松 (kadomatsu)

門松 (kadomatsu) adalah hiasan tahun baru di Jepang berupa ranting daun pinus dan potongan batang bambu yang dipasang di muka pintu masuk rumah atau gedung.

image 13
Kadomatsu di pintu masuk rumah ala Jepang

しめ縄 (shimenawa)

しめ縄 (shimenawa) adalah  tali yang dipasang sebagai jimat pelindung dari kejahatan selain itu sebagai tanda atau garis perbatasan antara kawasan suci dan kawasan duniawi.

image 14

鏡餅 (kagami mochi)

鏡餅 (kagami mochi) adalah hiasan tahun baru Jepang berupa mochi yang digunakan sebagai persembahan kepada dewa tahun baru yang disebut 歳神様 (toshigami sama). Di atas mochi biasanya diletakkan sejenis buah jeruk yang disebut 橙 (dai dai).

image 15
鏡餅 (kagami mochi)

Bagi orang Jepang お正月 (oshougatsu) juga adalah salah satu perayaan yang sangat penting, mirip budaya lebaran yang dirayakan oleh mayoritas orang Indonesia. Ada tradisi pulang kampung yang disebut 帰省する (kisei suru) dan tradisi makanan khusus yang hanya di konsumsi pada saat perayaan tahun baru. Makanan ini disebut お節料理 (osechi ryouri) tiap makanan yang terkandung dalam お節料理 (osechi ryouri) punya maknanya sendiri. Untuk informasi makna apa saja, minasan bisa cek di artikel Osechi Ryouri “Makanan Hari Raya” Orang Jepang.

image 9
おせち料理 (osechi ryouri)

Oh iya, karena ada tradisi mudik, jadi hari libur untuk お正月 (oshougatsu) adalah salah satu yang terpanjang selain libur golden week dan libur obon, dengan rata-rata durasi libur selama satu minggu. Sebelum tahun baru sudah pasti sarana transportasi di Jepang dipastikan sangat sibuk dan tentu saja jalanan akan ramai menjelang tahun baru.

image 10
Situasi jalan tol saat menjelang mudik tahun baru di Jepang

Sebelum tahun baru orang Jepang akan saling mengucapkan salam dengan kata よいお年をお迎えください (yoi otoshi o omukaekudasai) atau sering disingkat menjadi よいお年を (yoi otoshi o).

Suasana Malam Perayaan Tahun Baru

Perayaan tahun baru dalam tradisi budaya Jepang berbeda dengan perayaan tahun baru pada umumnya di negara-negara lain yang ramai dengan mengadakan pesta tahun baru dan menghitung mundur waktu menuju pukul 00:00 malam dengan suasana riang.

Perayaan tahun baru di Jepang dilaksanakan dengan khidmat. Kekhidmatan ini bisa minasan lihat pada tradisi menghitung mundur waktu menuju pukul 00:00 malam yang dilakukan di kuil buddha お寺 (otera) dengan memukul lonceng sebanyak 108 kali, tradisi ini disebut 除夜の鐘 (joya no kane). Malam tahun baru ini disebut dengan 大晦日 (oomisoka). Pada umumnya orang Jepang akan berkumpul bersama keluarga di rumah menghangatkan diri dan menghitung 除夜の鐘 (joya no kane) lewat TV. Meskipun ada juga yang datang ke kuil untuk menyaksikan langsung pemukulan lonceng 108 kali.

image 4
Tradisi 除夜の鐘 (joya no kane)

Di malam tahun baru orang Jepang menyantap makanan khas malam tahun baru yang disebut 年越しそば (toshikoshi soba). Soba ini disantap dengan kuah hangat dengan rasa khas kuah bening dari shoyu (kecap Jepang).

image 8
越しそば (toshikoshi soba) dengan topping sederhana

Suasana Hari Pertama Perayaan Tahun Baru

Di hari pertama di tahun baru yang dikenal dengan istilah 元旦 (gantan), orang Jepang punya tradisi untuk minum sake khas tahun baru yang disebut お屠蘇 (otoso) lalu menyantap お節料理 (osechi ryouri), dan terakhir menyantap お雑煮 (ozoni). お雑煮 (ozoni) adalah mochi yang disantap dengan berbagai macam topping bisa topping gurih maupun topping manis tergantung asal daerahnya.

image 16
Contoh お雑煮 (ozoni) yang dihidangkan dengan berbagai macam topping

Lalu di hari pertama tahun baru juga, orang Jepang pada umumnya pergi ke kuil shinto 神社 (jinja) untuk berdoa agar di tahun yang baru ini mendapatkan banyak keberuntungan, tradisi ini disebut dengan 初詣 (hatsumoude). Sebelum berkunjung ke kuil, cukup banyak orang Jepang juga yang melakukan tradisi 初日の出を見る (hatsu hi no de o miru) yaitu tradisi pergi melihat matahari terbit di hari pertama tahun baru.

image 11
Suasana 初詣 (hatsumoude)
image 18
Suasana melihat matahari terbit di kota Ichikawa Prefektur Chiba

Bagaimana menurut minasan tentang tradisi perayaan tahun baru di Jepang? Rasanya terlihat lebih khusyuk dan penuh makna ya minasan.

Sebelum minasan selesai baca artikel ini berikut pandaikotoba sudah mengumpulkan kosakata terkait tahun baru.

Kosakata terkait tahun baru

Kita mulai masuk ke daftar kosakata terkait tahun baru, berikut daftarnya:

  • お正月 (oshougatsu) = tahun baru
  • お寺 (otera) = kuil Buddha
  • 除夜の鐘 (joya no kane) = pemukulan lonceng di otera sebanyak 108 kali
  • 大晦日 (oomisoka) = malam tahun baru
  • 年越しそば (toshikoshi soba) = soba yang dimakan di tahun baru
  • 帰省する (kisei suru) = pulang ke kampung halaman
  • 元旦 (gantan) = tanggal 1 Januari
  • 元日 (ganjitsu) = tanggal 1 Januari
  • 神社 (jinja) = kuil shinto
  • 初詣 (hatsumoude) = mengunjungi jinja di tanggal 1 Januari
  • 初日の出を見る (hatsu hi no de o miru) = melihat matahari di tahun baru
  • カウントダウンイベント (kauntodaun ibento) = acara menghitung mundur
  • 1年の最終日 (ichi nen no saishuu bi) = hari terakhir di tahun baru
  • 歳神様(toshigami sama) = dewa tahun baru
  • 正月飾り (shougatsu kazari) = hiasan tahun baru

Menghafalkan kosakata di atas akan membantu minasan ngobrol dengan orang Jepang tentang tahun baru lho. Semoga Bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *