Kuliner,  Leisure

5 Fakta Menarik tentang Kue Mochi Jepang

Mina san pasti tau kue mochi, dong? Baik kue mochi Indonesia maupun kue mochi Jepang, pastinya memiliki tempat tersendiri di hati mina san, sebagai makanan manis favorit.

Di Indonesia sendiri, ada kota yang oleh-oleh khasnya adalah kue mochi, ya?

Yup! kue mochi yang menjadi oleh-oleh khas dari daerah Sukabumi.

Tapi mina san penasaran nggak, sih? sebenarnya, kue mochi itu berasal dari mana?

Nah, sebetulnya, mengenai bagaimana sejarah mochi ini pada awalnya masih menjadi perdebatan, ada yang bilang bahwa kue mochi ini adalah makanan asli dari Jepang, namun ada pula yang bilang bahwa kue mochi ini adalah makanan asli dari negara Asia Tenggara yang mengarah ke Indonesia.

Terlepas dari perdebatan di atas, untuk kali ini kita akan membahas terlebih dahulu terkait kue mochi Jepang, ya mina san.

Yuk kita simak dulu beberapa fakta menarik tentang kue kenyal si mochi jepang ini!

1. Sejarah mochi Jepang

Kue mochi Jepang (Dalam kanji Jepang ditulis 餅, sedangkan hanzi ditulis dengan (麻糬)) adalah kue khas yang terbuat dari beras ketan yang ditumbuk hingga lembut dan lengket, yang setelah itu dibentuk menjadi bulat.

Di Jepang, kue ini sering dibuat dan dimakan pada saat perayaan tradisional mochitsuki atau pada perayaan tahun baru Jepang.

Kue mochi ini dijual dan dapat diperoleh dengan mudah di toko-toko kue. Mochi memiliki rasa yang khas, yaitu lembut saat pertama kali dimakan dan lama kelamaan menjadi lengket.

2. Macam-macam Mochi Jepang

Ada berbagai macam kue mochi Jepang yang populer saat ini. Kita rangkum beberapa yang populer saat ini ya mina san.

Daifuku Mochi
Daifuku mochi atau kulit daifuku terbuat dari mochi, yaitu bahan yang lengket yang dibuat melalui proses yang memakan waktu lama dengan cara menghancurkan nasi yang direbus atau dikukus. 


Mochi ini sering diberi warna berbeda. Warna yang paling umum yaitu pink muda dan hijau muda. Daifuku moci biasanya berisi pasta kacang merah, es krim, aprikot, karamel ataupun stroberi utuh.

Botamochi
Ada juga Botamochi. Botamochi dan Ohagi merupakan dua nama untuk menggambarkan jenis mochi Jepang yang terdiri dari pasta kacang merah halus atau kental yang dibungkus dengan bola yang terbuat dari nasi mochi yang lengket.

Kagami
Kagami yang artinya “cermin”, mengacu pada bentuk mochi ini. Kagami mochi berbentuk tumpukan dua potong mochi, di atasnya terdapat buah jeruk. Jenis mochi yang satu ini sebagian besar disimpan di rumah-rumah orang Jepang sampai kagami biraki, yaitu perayaan membuka cermin pada 11 Januari.

Hanabira Mochi
Hanabira mochi atau “mochi kelopak bunga”, merupakan makanan langka dari daerah Kyoto yang secara tradisional disantap oleh bangsawan Jepang selama perayaan Tahun Baru. Terdapat beberapa elemen untuk hanabira mochi. Hanabira mochi mempunyai tampilan yang khas karena bentuk mochi yang datar dan unik, yang dilipat menjadi dua menutupi isian di dalamnya dengan tepi dibiarkan terbuka. Mochi ini juga mempunyai warna merah merona karena isian warna-warni yang terlihat melalui warna putih mochi.

Sakura mochi
Sakura mochi adalah jenis mochi Jepang yang umumnya dinikmati di musim semi saat melakukan hanami, atau melihat bunga. Terdapat dua varian utama dari mochi ini.

Di wilayah Kanto (Jepang Timur) shiratamako adalah sejenis tepung ketan yang manis dibentuk menjadi pancake berwarna merah muda dan digulung menutupi isian pasta kacang merah.

Kinako mochi
Kinako mochi adalah jenis mochi klasik yang memadukan kue beras kenyal yang terbuat dari beras ketan dan kinako, yaitu bubuk kedelai sangrai. Sebelum diberikan taburan gula dan bubuk kedelai, kue bisa direbus atau dipanggang, dan harus dicelupkan ke dalam air supaya bubuknya menempel pada mochi. Bubuk kedelai panggang memberikan rasa kacang yang lembut pada kue ini akan berpadu sempurna dengan manisnya mochi.

Hishimochi
Hishimochi merupakan jenis mochi Jepang berbentuk wajik dengan tiga lapis warna merah muda, putih, dan hijau yang dihidangkan saat Hinamatsuri. Hishi artinya “bentuk wajik”, maka mochi tiga lapis ini berbentuk belah ketupat.
Mochi ini juga digunakan sebagai simbol dekoratif dengan makna kesuburan.

Hishimochi ini dijual pada waktu Hinamatsuri, atau festival Hari Anak Perempuan. Di Jepang, festival ini diadakan pada tanggal 3 Maret untuk merayakan kesuksesan dan kesehatan para gadis. Lapisan merah muda melambangkan bunga plum dan kesehatan yang baik sementara putih menandakan musim dingin, umur panjang dan kesuburan.
Adapun warna hijau menandakan musim semi dan kehidupan baru.

Ichigo Daifuku 
Ichigo daifuku ini merupakan salah satu versi paling menarik dari manisan daifuku tradisional Jepang. Semua varian daifuku terdiri dari kulit mochi yang kenyal, terbuat dari beras ketan yang ditumbuk dan berbagai isian yang tersembunyi di dalam bungkusnya. Mochi ichigo atau mochi stroberi ini terlihat menonjol dan unik karena menggunakan stroberi utuh sebagai isinya.

3. Perbedaan Mochi dan Dango

Sekilas Mochi Mirip Seperti Dango. Perbedaannya terdapat pada bahan dan cara penyajiannya. Dari segi bahan pembuatannya, dango terbuat dari tepung beras kering, sementara mochi terbuat dari beras ketan.

4. Teknik Pembuatan Mochi

Proses pembuatan mochi cukup sulit sehingga membutuhkan dua orang dalam mengolahnya dan memerlukan teknik khusus, seperti memukul adonan dengan kayu serta memukul adonan sambil membolak-balikan adonan dengan tangan.

5. Tradisi Mochitsuki

Mina san sudah pernah dengar tradisi Mochitsuki? Tradisi Mochitsuki ini merupakan tradisi atau festival membuat mochi dan menyantap mochi pada saat perayaan tahun baru di Jepang. Perayaan tahun baru ini dimeriahkan dengan mengundang para pembuat mochi untuk menunjukkan atraksi proses pembuatan mochi secara tradisional.

Oke, begitulah beberapa hal yang bisa mina san simak mengenai keunikan kue mochi asal Jepang. Selain kue mochi, masih banyak lagi sih makanan ringan tradisional khas Jepang yang bisa mina san coba saat berkunjung ke sana, artikelnya bisa mina san baca di sini yaa.

Source : bakingworld.com, wikipedia.com,

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *