Kisah

Seruan Endo Miki Menyelamatkan Banyak Orang Dari Terjangan Tsunami

Pada tanggal 11 Maret 2011 Jepang mengalami musibah gempa yang besar dan tsunami. Karena bencana ini, orang yang meninggal dan orang yang tidak diketahui keberadaannya mendekati jumlah 20 ribu orang.

Sesaat sebelum tsunami menerjang, ada seorang perempuan yang melalui disaster prevention wireless (mikrofon untuk mencegah bencana), terus menyerukan agar warga segera mengevakuasi diri ke tempat yang tinggi karena akan datang tsunami.

Dia adalah seorang wanita berumur 24 tahun bernama Endo Miki. Ia merupakan pegawai kota setempat (kota Minamisankuri, Prefektur Miyagi). Sebenarnya, Endo Miki sedang dalam masa bahagia menjelang pernikahannya setengah tahun lagi.

endo miki

Setelah gempa, walaupun dalam kondisi akan diterjang tsunami, di depan mikrofon Endo tak henti-hentinya menyerukan kepada penduduk untuk mengevakuasi diri. Banyak penduduk yang melakukan evakuasi diri dan terselamtkan nyawanya karena mendengar seruan Endo.

Sebulan lebih setelah kejadian tsunami, jasad Endo Miki ditemukan.

Kisah ini mengetuk hati banyak orang Jepang. Endo Miki, tanpa memperhatikan keselamatan dirinya, telah melakukan kewajibannya untuk menyelamatkan banyak orang walaupun sendirian. Karena Jepang menjunjung tinggi sikap berkorban untuk masyarakat, maka kisah ini menjadi sangat berkesan.

Kira-kira setengah tahun dari bencana pada bulan September 2011, Noda Yoshihiko menduduki jabatan sebagai Perdana Menteri baru.

Sesaat setelah pelantikannya pada pidato di parlemen, Perdana Menteri Noda berbicara mengenai Endo Miki dan orang-orang yang menjadi korban dengan berkata,

“Di sinilah kita bisa memperlihatkan kebanggan hidup sebagai orang Jepang dan harapan terhadap masa yang akan datang”.

Baca juga kisah-kisah lainnya di laman Kisah hanya di Pandai Kotoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *