Hewan Buas 猛獣 (mōjū) dalam Bahasa Jepang
Hewan buas atau dalam bahasa Jepang disebut disebut 猛獣 (mōjū), merupakan jenis hewan yang memiliki sifat agresif dan sering kali berada di puncak rantai makanan. Hewan-hewan ini dapat ditemukan di berbagai habitat, baik di hutan, pegunungan, maupun laut.

Pengertian Hewan Buas 猛獣 (Mōjū)
I猛獣 (Mōjū) adalah istilah dalam bahasa Jepang yang berarti “hewan buas” atau “binatang liar yang berbahaya.” Kata ini terdiri dari:
- 猛 (Mō) yang berarti “ganas” atau “buas.”
- 獣 (Jū) yang berarti “hewan” atau “binatang.”
Mōjū merujuk pada hewan yang memiliki sifat liar, ganas, dan berpotensi berbahaya bagi manusia atau hewan lain. Hewan-hewan ini biasanya adalah predator dengan kekuatan fisik yang besar dan naluri berburu yang tajam.
Pengaruh dari Tiongkok
Kata 猛獣 (mōjū) berasal dari bahasa Tionghoa klasik, di mana kedua kanji ini telah digunakan sejak zaman dahulu untuk menggambarkan binatang liar yang berbahaya seperti singa, harimau, dan serigala. Jepang mengadopsi istilah ini dari bahasa Tionghoa saat sistem tulisan kanji mulai digunakan di Jepang sekitar abad ke-5 hingga ke-6 Masehi.
Penggunaan dalam Literatur Jepang
Dalam literatur Jepang klasik, istilah 猛獣 (mōjū) sering muncul dalam cerita rakyat, mitologi, dan sastra samurai yang menggambarkan pertempuran melawan hewan liar yang ganas.Beberapa teks kuno menggambarkan harimau atau singa sebagai 猛獣 (mōjū), meskipun hewan seperti singa bukan asli Jepang.
Pengaruh Buddhisme
Dalam ajaran Buddha yang masuk ke Jepang, ada kisah tentang hewan buas yang melambangkan tantangan atau nafsu duniawi. Istilah 猛獣 (mōjū) sering digunakan dalam
konteks ini untuk menggambarkan binatang liar yang perlu dikendalikan atau dihindari.
Penggunaan dalam Zoologi dan Modernisasi
Seiring dengan perkembangan ilmu zoologi di Jepang, istilah 猛獣 (mōjū) mulai digunakan dalam klasifikasi hewan untuk menyebut binatang karnivora besar seperti harimau (虎, tora) dan singa (ライオン, raion).
Saat Jepang mulai membangun kebun binatang pada era Meiji (1868-1912), istilah 猛獣 (mōjū) dipakai untuk kategori hewan yang dianggap berbahaya.
Hewan Buas yang Terkenal di Jepang
Meskipun Jepang bukan rumah bagi banyak predator besar seperti di Afrika atau Amerika, beberapa hewan buas tetap bisa ditemukan di negeri ini. Beberapa hewan buas yang terkenal di Jepang antara lain:
- Beruang Hitam Asia (ツキノワグマ / Tsukinowaguma) – Beruang yang hidup di pegunungan Jepang dan memiliki tanda putih di dadanya.
- Beruang Coklat Ussuri (ヒグマ / Higuma) – Beruang besar yang ditemukan di Hokkaido dan bisa sangat agresif.
- Serigala Jepang (ニホンオオカミ / Nihon Ōkami) – Spesies serigala yang telah punah sejak awal abad ke-20.
- Babi Hutan Jepang (イノシシ / Inoshishi) – Hewan yang sering menyebabkan kerusakan di lahan pertanian dan bisa menjadi agresif.
- Ular Mamushi (マムシ / Mamushi) – Ular berbisa yang sering ditemui di Jepang.

Tabel Kosakata Hewan Buas dalam Bahasa Jepang
Bahasa Indonesia | Bahasa Jepang | Hiragana | Romaji |
Hewan buas | 猛獣 | もうじゅう | Mōjū |
Singa | ライオン | らいおん | Raion |
Harimau | トラ | とら | Tora |
Macan tutul | ヒョウ | ひょう | Hyō |
Serigala | 狼 | おおかみ | Ōkami |
Beruang | 熊 | くま | Kuma |
Beruang coklat | ヒグマ | ひぐま | Higuma |
Beruang hitam Asia | ツキノワグマ | つきのわぐま | Tsukinowaguma |
Buaya | ワニ | わに | Wani |
Ular berbisa | 毒蛇 | どくへび | Dokuhebi |
Elang | 鷹 | たか | Taka |
Burung hantu | フクロウ | ふくろう | Fukurō |
Serigala Jepang (punah) | ニホンオオカミ | にほんおおかみ | Nihon ōkami |
Hyena | ハイエナ | はいえな | Haiena |
Jaguar | ジャガー | じゃがー | Jagā |
Cheetah | チーター | ちーたー | Chītā |
Babi hutan | イノシシ | いのしし | Inoshishi |
Rusa besar | ヘラジカ | へらじか | Herajika |
Anjing liar | 野犬 | やけん | Yaken |
Buaya Nil | ナイルワニ | ないるわに | Nairuwani |

Contoh Kalimat
- ツキノワグマは日本の山に住んでいます。
(Tsukinowaguma wa Nihon no yama ni sundeimasu.) – Beruang hitam Asia tinggal di pegunungan Jepang.
- ヒグマはとても危険です。
(Higuma wa totemo kiken desu.) – Beruang coklat sangat berbahaya.
- マムシに噛まれると、病院に行ったほうがいいです。
(Mamushi ni kamareru to, byouin ni itta hou ga ii desu.) – Jika digigit ular Mamushi, lebih baik pergi ke rumah sakit.

- ヒグマは北海道で最も危険な動物の一つです。
(Higuma wa Hokkaidō de mottomo kiken na dōbutsu no hitotsu desu.) – Beruang coklat adalah salah satu hewan paling berbahaya di Hokkaido.
- 日本の山岳地帯に生息していましたが、現在は絶滅しています。
(Nihon no sangaku chitai ni seisoku shiteimashita ga, genzai wa zetsumetsu shiteimasu.) – serigala hidup di daerah pegunungan Jepang, tetapi sekarang sudah punah.
- 猛獣は動物園で見ることができますが、野生で見るのはとても危険です。
(Mōjū wa dōbutsuen de miru koto ga dekimasu ga, yasei de miru no wa totemo kiken desu.) -Hewan buas bisa dilihat di kebun binatang, tetapi melihatnya di alam liar sangat berbahaya.

- 猪は農作物を荒らすことがあり、時々人を襲うこともあります。
(Inoshishi wa nōsakubutsu o arasu koto ga ari, tokidoki hito o osou koto mo arimasu.) – Babi hutan sering merusak tanaman dan kadang-kadang menyerang manusia.
- 虎は日本には生息していませんが、昔の絵や物語に登場します。
(Tora wa Nihon ni wa seisoku shiteimasen ga, mukashi no e ya monogatari ni tōjō shimasu.) – Harimau tidak hidup di Jepang, tetapi sering muncul dalam lukisan dan cerita kuno.
- 動物園のライオンは迫力がありますが、野生のライオンはもっと怖いです。
(Dōbutsuen no raion wa hakuryoku ga arimasu ga, yasei no raion wa motto kowai desu.) – Singa di kebun binatang tampak mengesankan, tetapi singa liar lebih menakutkan.

- ワニは水辺に住んでいて、鋭い歯を持っています。
(Wani wa mizube ni sunde ite, surudoi ha o motteimasu.) – Buaya hidup di tepi air dan memiliki gigi yang tajam.
- 鷹は鋭い爪を使って獲物を捕まえます。
(Taka wa surudoi tsume o tsukatte emono o tsukamaemasu.) – Elang menggunakan cakarnya yang tajam untuk menangkap mangsa.
Contoh Percakapan
Percakapan 1: Hewan Buas di Jepang
A: 日本にはどんな猛獣がいますか?(Nihon ni wa donna mōjū ga imasu ka?) – Hewan buas apa saja yang ada di Jepang?
B: 北海道にはヒグマがいて、とても危険です。(Hokkaidō ni wa higuma ga ite, totemo kiken desu.) – Di Hokkaido ada beruang coklat, sangat berbahaya.
A: そうなんですね!狼もいますか?(Sō nan desu ne! Ōkami mo imasu ka?) – Begitu ya! Apakah ada serigala juga?
B: いいえ、日本の狼はすでに絶滅しています。(Iie, Nihon no ōkami wa sudeni zetsumetsu shiteimasu.) – Tidak, serigala Jepang sudah punah.
A: それは残念ですね。他に危険な動物はいますか?(Sore wa zannen desu ne. Hoka ni kiken na dōbutsu wa imasu ka?) – Itu sangat disayangkan. Apakah ada hewan berbahaya lainnya?
B: はい、日本にはマムシやスズメバチもいて、気をつける必要があります。(Hai, Nihon ni wa mamushi ya suzumebachi mo ite, ki o tsukeru hitsuyō ga arimasu.) – Ya, di Jepang juga ada mamushi (ular berbisa) dan suzumebachi (tawon raksasa), jadi harus berhati-hati.
A: なるほど、自然の中を歩くときは注意しないといけませんね。(Naruhodo, shizen no naka o aruku toki wa chūi shinai to ikemasen ne.) – Begitu ya, kalau berjalan di alam, kita harus berhati-hati.
B: そうですね。特に山や森では十分気をつけましょう!(Sō desu ne. Tokuni yama ya mori de wa jūbun ki o tsukemashō!) – Benar. Terutama di pegunungan dan hutan, kita harus sangat berhati-hati!
Percakapan 2 : Bertemu Babi Hutan di Gunung
A: 昨日、山を登っていたらイノシシに遭遇しました!(Kinō, yama o nobotte itara inoshishi ni sōgū shimashita!) – Kemarin, saat mendaki gunung, aku bertemu babi hutan!
B: えっ、本当ですか?怖くなかったですか?(Eh, hontō desu ka? Kowakunakatta desu ka?) – Eh, serius? Tidak takut?
A: とても怖かったです!すぐに逃げました。(Totemo kowakatta desu! Sugu ni nigemashita.) – Sangat menakutkan! Aku langsung lari.
B: それは正しい判断ですね。イノシシは攻撃することもありますからね。(Sore wa tadashii handan desu ne. Inoshishi wa kōgeki suru koto mo arimasu kara ne.) – itu keputusan yang tepat. Babi hutan kadang bisa menyerang.
A: そうですね。もし逃げなかったら、どうなっていたかわかりません。(Sō desu ne. Moshi nigenakattara, dō natte ita ka wakarimasen.) – Benar. Kalau aku tidak lari, tidak tahu apa yang akan terjadi.
B: 次からは山を登るとき、音を出したり、鈴をつけたりするといいですよ。(Tsugi kara wa yama o noboru toki, oto o dashitari, suzu o tsuketari suru to ii desu yo.) – Lain kali, saat mendaki gunung, lebih baik membuat suara atau memakai lonceng.
A: なるほど!イノシシは音が嫌いなんですね。(Naruhodo! Inoshishi wa oto ga kirai nan desu ne.) – Begitu ya! Babi hutan tidak suka suara.
B: そうです。それに、食べ物の匂いにも気をつけたほうがいいですよ。(Sō desu. Sore ni, tabemono no nioi ni mo ki o tsuketa hō ga ii desu yo.) – Benar. Selain itu, sebaiknya juga berhati-hati dengan bau makanan.
A: ありがとうございます!次はもっと準備して登ります!(Arigatō gozaimasu! Tsugi wa motto junbi shite noborimasu!) -Terima kasih! Lain kali aku akan lebih siap saat mendaki!
Percakapan 3 Hewan Buas di Kebun Binatang
A: 昨日、動物園に行ってライオンを見ました!(Kinō, dōbutsuen ni itte raion o mimashita!) – Kemarin, aku pergi ke kebun binatang dan melihat singa!
B: いいですね!ライオンはどうでしたか?(Ii desu ne! Raion wa dō deshita ka?) – Bagus ya! Bagaimana singanya?
A: とても大きくて迫力がありました!でも、少し怖かったです。(Totemo ōkikute hakuryoku ga arimashita! Demo, sukoshi kowakatta desu.) – Sangat besar dan mengesankan! Tapi agak menakutkan.
B: わかります!猛獣は安全な距離から見るのが一番ですね。(Wakarimasu! Mōjū wa anzen na kyori kara miru no ga ichiban desu ne.) – Aku mengerti! Hewan buas memang paling baik dilihat dari jarak yang aman.
Contoh Soal
Pilihlah jawaban yang benar di bawah ini !
1. Di antara berikut ini, hewan buas yang hidup di Jepang adalah?
a) ライオン (Raion – Singa)
b) ヒグマ (Higuma – Beruang coklat)
c) トラ (Tora – Harimau)
d) ワニ (Wani – Buaya)
Jawaban
b) ヒグマ (Higuma – Beruang coklat)
Penjelasan
Di Jepang, ヒグマ (Higuma) atau beruang coklat dapat ditemukan di Hokkaido. Sedangkan singa, harimau, dan buaya tidak hidup secara alami di Jepang.
2. Bagaimana cara membaca kanji 「狼」 dalam bahasa Jepang?
a) くま (Kuma)
b) たぬき (Tanuki)
c) おおかみ (Ōkami)
d) しか (Shika)
Jawaban
c). おおかみ (Ōkami)
Penjelasan
Kanji 狼 dibaca おおかみ (Ōkami) yang berarti serigala.
3. Beruang coklat terutama hidup di mana?
a) 九州 (Kyūshū)
b) 本州 (Honshū)
c) 北海道 (Hokkaidō)
d) 沖縄 (Okinawa)
Jawaban
c). 北海道 (Hokkaidō)
Penjelasan:
Beruang coklat ヒグマ (Higuma) hanya ditemukan di 北海道 (Hokkaidō), sedangkan di daerah lain hanya ada ツキノワグマ (Tsukinowaguma, beruang hitam Asia).
4. Apa arti dari kata 「猛獣」?
a) Hewan peliharaan
b) Hewan buas
c) Hewan ternak
d) Hewan langka
Jawaban
b). Hewan buas
Penjelasan: ( 猛獣 (もうじゅう, mōjū) ) berarti hewan buas, seperti singa, harimau, dan beruang.
5. Hewan apakah pemakan daging adalah?
a) シカ (Shika)
b) クマ (Kuma)
c) ウシ (Ushi)
d) ウマ (Uma)
Jawaban
b). クマ (Kuma – Beruang)
Penjelasan
Beruang (クマ / Kuma) adalah omnivora, yang berarti bisa memakan daging dan tumbuhan, sementara rusa, sapi, dan kuda adalah herbivora (pemakan tumbuhan).
Kesimpulan
Jepang memiliki beberapa hewan buas yang dapat ditemukan di berbagai daerah, terutama di pegunungan dan hutan. Meskipun tidak sebanyak di belahan dunia lain, keberadaan mereka tetap penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain itu, memahami istilah-istilah dalam bahasa Jepang tentang hewan buas dapat membantu dalam komunikasi dan pengetahuan tentang fauna di Jepang.
Semoga artikel ini membantu dalam memahami kosakata tentang hewan buas dalam bahasa Jepang. Yuk, terus semangat latihan dan jangan malu buat coba-coba berbagai contoh kalimat! Sampai ketemu lagi di materi seru berikutnya bareng Pandaikotoba. Oh iya, jangan lupa follow Instagram-nya juga ya, Minasan!
Belajar bahasa Jepang itu asyik banget, lho. がんばってね!!

