Bahasa Jepang,  Uncategorized

「やってみます」と「なるべく」: Memahami Makna, Nuansa, dan Penggunaannya dalam Bahasa Jepang

Dalam bahasa Jepang, 「やってみます」(yatte mimasu) dan 「なるべく」(narubeku) merupakan ungkapan yang sering digunakan untuk menyatakan usaha, niat, dan kemampuan dalam melakukan sesuatu. 「やってみます」 berarti “akan mencoba”, sedangkan 「なるべく」 bermakna “sebisa mungkin”.

Meskipun terlihat sederhana, keduanya memiliki fungsi dan nuansa yang berbeda. Oleh karena itu, memahami penggunaan 「やってみます」 dan 「なるべく」 penting agar pembelajar dapat menggunakannya secara tepat dan alami dalam komunikasi bahasa Jepang.

Pengertian 「やってみます」(Yatte Mimasu)

「やってみます」(yatte mimasu) merupakan bentuk sopan dari 「やってみる」, yang berasal dari pola tata bahasa 「~てみる」. Pola ini digunakan untuk menyatakan mencoba melakukan suatu tindakan atau melakukan sesuatu untuk mengetahui bagaimana hasil atau pengalamannya.

Secara struktur:

やる → やって → やってみます

  • やる = melakukan
  • やって = bentuk て dari やる
  • みます = bentuk sopan dari みる
  • やってみます = akan mencoba melakukannya / saya akan mencobanya

Dalam penggunaan sehari-hari, 「やってみます」 biasanya digunakan ketika seseorang menerima saran, tawaran, tugas, atau tantangan dan menyatakan kesediaannya untuk mencoba.

Contoh:

A: この問題を解いてみませんか。(Kono mondai o toite mimasen ka.) -Maukah kamu mencoba mengerjakan soal ini?

B: はい、やってみます。(Hai, yatte mimasu.) – Ya, saya akan mencobanya.

Ungkapan ini berbeda dengan 「やります」, yang lebih langsung berarti “akan melakukan”. 「やってみます」 memberikan penekanan pada proses mencoba, sehingga hasil akhirnya belum tentu diketahui atau dijamin.

やってみます
A: この問題を解いてみませんか。(Kono mondai o toite mimasen ka.) -Maukah kamu mencoba mengerjakan soal ini?

Struktur Tata Bahasa ~てみる

Pola 「~てみる」 merupakan salah satu pola tata bahasa bahasa Jepang yang digunakan untuk menyatakan “mencoba melakukan sesuatu”. Kata kerja yang digunakan harus diubah terlebih dahulu ke bentuk て (て形), kemudian diikuti oleh みる.

Pola dasar

Kata kerja bentuk て + みる

Contohnya:

  • 食べる → 食べてみる → mencoba makan
  • 読む → 読んでみる → mencoba membaca
  • 行く → 行ってみる → mencoba pergi
  • 話す → 話してみる → mencoba berbicara
  • やる → やってみる → mencoba melakukan

Ketika digunakan dalam bentuk sopan, 「~てみる」 berubah menjadi 「~てみます」.

Kata kerja bentuk て + みます

Contoh:

日本語を話してみます。(Nihongo o hanashite mimasu.) – Saya akan mencoba berbicara bahasa Jepang.

この料理を食べてみます。(Kono ryōri o tabete mimasu.) – Saya akan mencoba makan masakan ini.

もう一度やってみます。(Mō ichido yatte mimasu.) – Saya akan mencoba sekali lagi.

Dalam pola ini, みる bukan sekadar berarti “melihat” seperti makna dasarnya ketika berdiri sendiri. Setelah bentuk て, みる berfungsi sebagai unsur gramatikal yang menunjukkan tindakan mencoba.

Perubahan 「~てみる」 ke Bentuk Sopan 「~てみます」

Pola 「~てみる」 dapat diubah menjadi bentuk sopan 「~てみます」 dengan mengganti みる menjadi みます. Perubahan ini tidak mengubah makna utama “mencoba melakukan sesuatu”, tetapi membuat ungkapan tersebut lebih sopan dan sesuai digunakan dalam situasi formal maupun ketika berbicara kepada orang yang perlu dihormati.

Pola

Kata kerja bentuk て + みる → bentuk biasa
Kata kerja bentuk て + みます → bentuk sopan

Contoh:

Bentuk biasaBentuk sopanArti
食べてみる食べてみますmencoba makan
行ってみる行ってみますmencoba pergi
読んでみる読んでみますmencoba membaca
話してみる話してみますmencoba berbicara
やってみるやってみますmencoba melakukan

Perhatikan contoh berikut:

この料理を食べてみる。(Kono ryōri o tabete miru.) – Aku akan mencoba makan masakan ini.

Jika digunakan dalam bentuk sopan:

この料理を食べてみます。(Kono ryōri o tabete mimasu.) – Saya akan mencoba makan masakan ini.

Selain bentuk 「~てみます」, pola ini juga dapat digunakan dalam beberapa bentuk waktu dan tingkat kesopanan lainnya:

  • ~てみる = mencoba / akan mencoba (biasa)
  • ~てみます = mencoba / akan mencoba (sopan)
  • ~てみた = sudah mencoba (biasa)
  • ~てみました = sudah mencoba (sopan)
  • ~てみない = tidak mau mencoba…? / mau mencoba…? (biasa)
  • ~てみませんか = maukah mencoba…? (sopan)

Contoh:

日本語で話してみました。(Nihongo de hanashite mimashita.) – Saya sudah mencoba berbicara dalam bahasa Jepang.

Dengan demikian, 「~てみます」 merupakan bentuk yang sangat berguna untuk menyampaikan niat atau kesediaan mencoba secara sopan. Pola ini sering ditemukan dalam percakapan sehari-hari sehingga penting bagi pembelajar bahasa Jepang untuk memahami tidak hanya bentuknya, tetapi juga konteks penggunaannya.

Makna 「やってみます」: “Saya Akan Mencoba”

「やってみます」(yatte mimasu) secara umum berarti “saya akan mencoba melakukannya” atau “saya akan mencobanya”. Ungkapan ini berasal dari pola 「~てみます」, yang menunjukkan bahwa seseorang mencoba melakukan suatu tindakan untuk mengetahui hasil, pengalaman, atau kemungkinan dari tindakan tersebut.

Berbeda dengan 「やります」 yang hanya menyatakan bahwa seseorang akan melakukan sesuatu, 「やってみます」 memberikan penekanan pada usaha untuk mencoba.

Contohnya:

この料理を作ってみます。(Kono ryōri o tsukutte mimasu.) – Saya akan mencoba membuat masakan ini.

Kalimat tersebut menunjukkan bahwa penutur belum tentu pernah membuat masakan tersebut sebelumnya. Ia menyatakan keinginan untuk mencoba pengalaman baru.

「やってみます」 juga dapat digunakan sebagai respons ketika seseorang menerima saran atau permintaan:

A: もう一度説明してみませんか。(Mō ichido setsumei shite mimasen ka.) – Maukah kamu mencoba menjelaskannya sekali lagi?

B: はい、やってみます。(Hai, yatte mimasu.) – Ya, saya akan mencobanya.

Dalam konteks tersebut, 「やってみます」 tidak menjamin bahwa tindakan tersebut akan berhasil. Yang ditekankan adalah kemauan untuk melakukan percobaan atau usaha.

Oleh karena itu, makna 「やってみます」 dapat dipahami melalui tiga unsur utama:

  1. Ada tindakan yang hendak dilakukan.
  2. Ada unsur mencoba atau mengusahakan tindakan tersebut.
  3. Hasil akhirnya belum tentu diketahui atau dijamin.

Dengan memahami ketiga unsur tersebut, pembelajar dapat membedakan 「やってみます」 dari ungkapan lain seperti 「やります」 dan 「頑張ります」, yang memiliki nuansa berbeda meskipun dalam konteks tertentu sama-sama dapat diterjemahkan sebagai “akan melakukannya” atau “akan berusaha.”

1000687274
この料理を作ってみます。(Kono ryōri o tsukutte mimasu.) – Saya akan mencoba membuat masakan ini.

Nuansa 「やってみます」 dalam Komunikasi Bahasa Jepang

Ungkapan 「やってみます」(yatte mimasu) tidak hanya menunjukkan bahwa seseorang akan melakukan suatu tindakan, tetapi juga mengandung nuansa kemauan, kesediaan, dan usaha untuk mencoba. Karena itu, maknanya dapat berubah sedikit bergantung pada konteks percakapan.

Misalnya:

A: この問題、難しいですが、できますか。(Kono mondai, muzukashii desu ga, dekimasu ka.) – Soal ini sulit, apakah kamu bisa?

B: はい、やってみます。(Hai, yatte mimasu.) – Ya, saya akan mencobanya.

Dalam situasi tersebut, 「やってみます」 menunjukkan bahwa penutur bersedia berusaha meskipun belum mengetahui apakah ia akan berhasil. Jadi, ungkapan ini tidak memberikan jaminan mengenai hasil.

「やってみます」 sebagai ungkapan kesediaan

「やってみます」 juga dapat digunakan ketika seseorang menerima saran, permintaan, atau tantangan.

もう一度やってみます。(Mō ichido yatte mimasu.) – Saya akan mencobanya sekali lagi.

Kalimat tersebut menunjukkan adanya kemauan untuk mengulangi suatu tindakan, bukan sekadar menyatakan bahwa tindakan itu akan dilakukan.

Nuansa ketidakpastian

Salah satu karakteristik penting 「やってみます」 adalah adanya kemungkinan bahwa hasilnya belum pasti. Penutur menyatakan niat untuk mencoba, tetapi keberhasilan tidak menjadi bagian yang dijamin oleh ungkapan tersebut.

Hal ini membuat 「やってみます」 berbeda dari:

やります。(Yarimasu.) – Saya akan melakukannya.

やります lebih langsung menunjukkan keputusan untuk melakukan sesuatu, sedangkan やってみます memberikan penekanan pada proses mencoba.

Dengan demikian, 「やってみます」 dapat dipahami bukan hanya sebagai “saya akan mencoba”, tetapi sebagai ungkapan yang menunjukkan sikap positif untuk mengambil tindakan meskipun hasilnya belum pasti. Nuansa inilah yang membuat pemahaman konteks menjadi penting ketika menggunakan pola 「~てみます」 dalam percakapan bahasa Jepang.

Contoh Penggunaan 「やってみます」 dalam Percakapan Sehari-hari

Ungkapan 「やってみます」(yatte mimasu) banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari ketika seseorang ingin menyampaikan bahwa ia bersedia mencoba melakukan sesuatu. Penggunaannya dapat ditemukan dalam berbagai situasi, seperti di sekolah, rumah, tempat kerja, maupun ketika berbicara dengan teman.

1. Saat menerima saran

A: この方法を使ってみませんか。(Kono hōhō o tsukatte mimasen ka.) – Maukah kamu mencoba cara ini?

B: いいですね。やってみます。(Ii desu ne. Yatte mimasu.) – Boleh juga. Saya akan mencobanya.

2. Saat menerima tugas

A: この資料をコピーしてもらえますか。(Kono shiryō o kopī shite moraemasu ka.) – Bisakah kamu menyalin dokumen ini?

B: はい、やってみます。(Hai, yatte mimasu.) -Ya, saya akan mencobanya.

3. Ketika mengalami kesulitan

A: ちょっと難しいですね。(Chotto muzukashii desu ne.) – Agak sulit, ya.

B: でも、もう一度やってみます。(Demo, mō ichido yatte mimasu.) -Tapi, saya akan mencobanya sekali lagi.

4. Saat mencoba sesuatu yang baru

日本語で日記を書いてみます。(Nihongo de nikki o kaite mimasu.) – Saya akan mencoba menulis buku harian dalam bahasa Jepang.

Pengertian 「なるべく」(Narubeku)

「なるべく」(narubeku) merupakan kata keterangan dalam bahasa Jepang yang berarti “sebisa mungkin”, “sedapat mungkin”, atau “sejauh mungkin”. Kata ini digunakan untuk menunjukkan bahwa seseorang berusaha melakukan sesuatu semaksimal yang memungkinkan dalam suatu kondisi.

「なるべく」 biasanya diletakkan sebelum kata atau frasa yang ingin diberi penekanan.

Contoh:

なるべく早く来てください。(Narubeku hayaku kite kudasai.) – Tolong datang secepat mungkin.

Pada kalimat tersebut, 「なるべく」 menunjukkan bahwa orang yang diminta diharapkan datang secepat yang memungkinkan, meskipun tidak selalu berarti harus datang pada waktu tertentu.

Contoh lainnya:

  • なるべく日本語を使います。(Narubeku nihongo o tsukaimasu.) – Saya akan menggunakan bahasa Jepang sebisa mungkin.
  • なるべく毎日勉強します。(Narubeku mainichi benkyō shimasu.) -Saya akan belajar setiap hari sebisa mungkin.
  • なるべく静かにしてください。(Narubeku shizuka ni shite kudasai.) -Tolong usahakan untuk tetap tenang.

Dari contoh tersebut, dapat dilihat bahwa 「なるべく」 tidak menyatakan kepastian mutlak, melainkan menunjukkan adanya usaha untuk mencapai suatu kondisi atau tujuan dalam batas yang memungkinkan.

Karena itu, 「なるべく」 sering digunakan ketika penutur ingin menyampaikan suatu keinginan atau permintaan dengan mempertimbangkan kondisi nyata. Nuansa inilah yang membedakannya dari kata seperti 「必ず」(kanarazu) yang menunjukkan sesuatu yang lebih pasti atau wajib dilakukan.

Cara Menggunakan 「なるべく」 dalam Kalimat

「なるべく」(narubeku) berfungsi sebagai kata keterangan (副詞・ふくし) yang menerangkan suatu tindakan atau keadaan dengan makna “sebisa mungkin”, “sedapat mungkin”, atau “sejauh mungkin”. Kata ini digunakan ketika penutur ingin menunjukkan bahwa suatu tindakan diusahakan mencapai tingkat tertentu, tetapi masih mempertimbangkan kondisi atau kemampuan yang ada.

Secara umum, pola penggunaannya dapat digambarkan sebagai:

なるべく + kata kerja

Contoh:

  • なるべく早く寝ます。(Narubeku hayaku nemasu.) – Saya akan tidur secepat mungkin.
  • なるべく日本語を使います。(Narubeku nihongo o tsukaimasu.) – Saya akan menggunakan bahasa Jepang sebisa mungkin.

「なるべく」 juga dapat digunakan bersama kata sifat atau kata keterangan lain untuk menunjukkan tingkat yang diusahakan.

なるべく簡単な言葉を使ってください。(Narubeku kantan na kotoba o tsukatte kudasai.) – Tolong gunakan kata-kata yang sesederhana mungkin.

Selain itu, 「なるべく」 sangat umum digunakan dalam permintaan dan anjuran:

  • なるべく静かにしてください。(Narubeku shizuka ni shite kudasai.) – Tolong usahakan untuk tetap tenang.
  • なるべく早く返事してください。(Narubeku hayaku henji shite kudasai.) – Tolong balas secepat mungkin.

Hal penting yang perlu diperhatikan adalah bahwa 「なるべく」 tidak menunjukkan kepastian mutlak. Ketika seseorang mengatakan 「なるべく早く行きます」, ia menyatakan akan berusaha datang secepat mungkin, tetapi bukan berarti ia menjamin dapat datang pada waktu tertentu.

1000687387
なるべく静かにしてください。(Narubeku shizuka ni shite kudasai.) – Tolong usahakan untuk tetap tenang.

Nuansa 「なるべく」: Antara Keinginan dan Keterbatasan

Ungkapan 「なるべく」(narubeku) memiliki nuansa yang cukup penting dalam komunikasi bahasa Jepang. Kata ini menunjukkan bahwa seseorang ingin melakukan sesuatu semaksimal mungkin, tetapi tetap mempertimbangkan kemampuan, keadaan, atau kondisi yang ada.

Misalnya:

なるべく早く来てください。(Narubeku hayaku kite kudasai.) – Tolong datang secepat mungkin.

Penutur menginginkan lawan bicara datang dengan cepat. Namun, 「なるべく」 tidak berarti bahwa lawan bicara wajib datang pada waktu tertentu. Masih terdapat kemungkinan adanya kondisi yang membuat permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi sepenuhnya.

Hal tersebut membuat 「なるべく」 berbeda dari ungkapan yang menunjukkan kepastian atau kewajiban.

「なるべく」 sebagai bentuk usaha

「なるべく」 dapat menunjukkan adanya target yang ingin dicapai:

なるべく日本語で話します。
Narubeku nihongo de hanashimasu.
“Saya akan berusaha berbicara dalam bahasa Jepang sebisa mungkin.”

Penutur menyatakan keinginan untuk menggunakan bahasa Jepang sebanyak atau sesering mungkin, tetapi tidak menyatakan bahwa ia sama sekali tidak akan menggunakan bahasa lain.

Hubungan antara keinginan dan kenyataan

Secara pragmatik, 「なるべく」 dapat dipahami sebagai titik pertemuan antara apa yang diinginkan penutur dan apa yang memungkinkan untuk dilakukan.

Perhatikan:

必ず来てください。(Kanarazu kite kudasai.) – Pastikan datang.

なるべく来てください。(Narubeku kite kudasai.) – Tolong usahakan untuk datang.

Kalimat pertama memiliki tuntutan yang lebih kuat, sedangkan kalimat kedua memberikan ruang bagi keadaan atau keterbatasan lawan bicara.

Perbedaan 「なるべく」 dan 「できるだけ」

「なるべく」(narubeku) dan 「できるだけ」(dekiru dake) sama-sama sering diterjemahkan sebagai “sebisa mungkin”, “sedapat mungkin”, atau “sejauh mungkin”. Dalam banyak situasi, keduanya dapat saling menggantikan tanpa mengubah maksud utama kalimat.

Contohnya:

なるべく早く来てください。(Narubeku hayaku kite kudasai.) – Tolong datang secepat mungkin.

Dapat pula dikatakan:

できるだけ早く来てください。(Dekiru dake hayaku kite kudasai.) -Tolong datang secepat mungkin.

Meskipun maknanya hampir sama, terdapat sedikit perbedaan nuansa.

「なるべく」: sebisa mungkin

「なるべく」 cenderung digunakan untuk menunjukkan usaha atau keinginan agar sesuatu dilakukan sejauh memungkinkan. Ungkapan ini terdengar alami dalam percakapan sehari-hari maupun ketika memberikan permintaan atau anjuran.

なるべく日本語を使ってください。(Narubeku nihongo o tsukatte kudasai.) – Tolong gunakan bahasa Jepang sebisa mungkin.

「できるだけ」: semaksimal kemampuan

「できるだけ」 secara harfiah berkaitan dengan “sebatas yang dapat dilakukan”. Karena itu, nuansanya dapat terasa sedikit lebih jelas dalam menekankan batas kemampuan atau tingkat maksimum yang dapat dicapai.

できるだけたくさん食べてください。(Dekiru dake takusan tabete kudasai.) – Silakan makan sebanyak yang kamu bisa.

Perbandingan sederhana

UngkapanNuansa utamaArti umum
なるべくusaha/keinginan dalam batas yang memungkinkansebisa mungkin
できるだけbatas maksimum kemampuan atau kemungkinansebanyak/sejauh mungkin

Namun, perbedaan ini tidak selalu mutlak. Dalam banyak kalimat, 「なるべく」 dan 「できるだけ」 dapat digunakan secara bergantian.

Hal yang penting bagi pembelajar adalah memahami bahwa keduanya sama-sama menunjukkan upaya untuk mencapai suatu tingkat atau kondisi, bukan kepastian bahwa tujuan tersebut pasti tercapai.

Perbedaan 「なるべく」 dengan 「必ず」 dan 「絶対に」

Meskipun 「なるべく」(narubeku), 「必ず」(kanarazu), dan 「絶対に」(zettai ni) sama-sama dapat digunakan untuk menekankan suatu tindakan, ketiganya memiliki tingkat kepastian dan kekuatan makna yang berbeda.

1. 「なるべく」— sebisa mungkin

「なるべく」 menunjukkan usaha atau keinginan untuk melakukan sesuatu sejauh keadaan memungkinkan. Hasilnya tidak selalu dijamin.

なるべく早く来てください。(Narubeku hayaku kite kudasai.) – Tolong datang secepat mungkin.

Nuansanya masih memberikan ruang apabila terdapat keadaan yang membuat permintaan tersebut sulit dilakukan.

2. 「必ず」— pasti / selalu

「必ず」 menunjukkan kepastian atau keharusan yang lebih kuat. Ungkapan ini digunakan ketika penutur mengharapkan sesuatu benar-benar dilakukan atau terjadi.

必ず宿題をしてください。(Kanarazu shukudai o shite kudasai.) – Pastikan mengerjakan pekerjaan rumah.

Dibandingkan 「なるべく」, 「必ず」 memiliki tuntutan yang lebih tegas.

3. 「絶対に」— pasti / mutlak

「絶対に」 memiliki penekanan yang sangat kuat. Kata ini dapat digunakan untuk menegaskan bahwa sesuatu benar-benar harus terjadi atau, dalam bentuk negatif, sama sekali tidak boleh dilakukan.

絶対に忘れないでください。(Zettai ni wasurenaide kudasai.) – Tolong jangan sampai lupa.

Dalam konteks tertentu, 「絶対に」 terdengar lebih kuat dan emosional dibandingkan 「必ず」.

Perbandingan

UngkapanMakna utamaKekuatan
なるべくsebisa mungkinfleksibel
必ずpasti / haruskuat
絶対にmutlak / benar-benarsangat kuat

Dengan demikian, ketiganya tidak dapat dianggap sebagai sinonim sempurna. 「なるべく」 berfokus pada usaha dalam batas kemungkinan, 「必ず」 pada kepastian atau keharusan, sedangkan 「絶対に」 memberikan penegasan yang sangat kuat.

Memahami perbedaan tingkat kekuatan ini penting agar pembelajar tidak menggunakan 「絶対に」 atau 「必ず」 ketika sebenarnya hanya ingin menyampaikan permintaan yang lebih fleksibel dengan 「なるべく」.

Menggabungkan 「なるべく」 dengan 「~てみます」

「なるべく」 dan 「~てみます」 dapat digunakan dalam satu kalimat untuk menyampaikan usaha sekaligus kemauan untuk mencoba. 「なるべく」 menunjukkan bahwa suatu tindakan dilakukan sebisa mungkin, sedangkan 「~てみます」 menunjukkan niat untuk mencoba melakukan tindakan tersebut.

Pola sederhananya:

なるべく + ~てみます
= akan mencoba melakukan sesuatu sebisa mungkin

Contoh:

なるべく日本語を話してみます。(Narubeku nihongo o hanashite mimasu.) – Saya akan mencoba berbicara bahasa Jepang sebisa mungkin.

Pada kalimat tersebut, 「話してみます」 menunjukkan tindakan mencoba berbicara, sedangkan 「なるべく」 memberikan nuansa bahwa penutur akan berusaha melakukannya sejauh yang memungkinkan.

Contoh lainnya:

  • なるべく毎日勉強してみます。(Narubeku mainichi benkyō shite mimasu.) – Saya akan mencoba belajar setiap hari sebisa mungkin.
  • なるべく自分でやってみます。(Narubeku jibun de yatte mimasu.) – Saya akan mencoba melakukannya sendiri sebisa mungkin.
  • なるべく早く終わらせてみます。(Narubeku hayaku owarasete mimasu.) – Saya akan mencoba menyelesaikannya secepat mungkin.

Dari contoh tersebut, terlihat bahwa kedua unsur memiliki fungsi yang berbeda. 「~てみます」 berfokus pada tindakan mencoba, sedangkan 「なるべく」 berfokus pada tingkat usaha atau batas kemungkinan.

Namun, tidak setiap kalimat yang mengandung 「なるべく」 harus menggunakan 「~てみます」. Misalnya:

なるべく早く来ます。(Narubeku hayaku kimasu.) – Saya akan datang secepat mungkin.

Kalimat ini sudah menyatakan usaha melalui 「なるべく」 tanpa perlu menggunakan 「~てみます」.

「やってみます」 vs 「頑張ります」

「やってみます」(yatte mimasu) dan 「頑張ります」(ganbarimasu) sama-sama dapat digunakan untuk menunjukkan kemauan atau usaha, tetapi fokus maknanya berbeda. Memahami perbedaan ini penting agar pembelajar dapat memilih ungkapan yang sesuai dengan konteks.

1. 「やってみます」— akan mencoba

「やってみます」 berasal dari pola 「~てみます」, sehingga fokus utamanya adalah mencoba melakukan suatu tindakan.

日本語で話してみます。(Nihongo de hanashite mimasu.) – Saya akan mencoba berbicara dalam bahasa Jepang.

Penutur menyatakan bahwa ia akan mencoba melakukan tindakan tertentu. Hasilnya belum tentu berhasil.

2. 「頑張ります」— akan berusaha

「頑張ります」 berasal dari kata kerja 頑張る (ganbaru) yang berarti berusaha keras, berjuang, atau melakukan yang terbaik.

日本語の勉強を頑張ります。(Nihongo no benkyō o ganbarimasu.) – Saya akan berusaha keras dalam belajar bahasa Jepang.

Di sini, penekanannya bukan pada “mencoba suatu tindakan”, tetapi pada kesungguhan dan usaha dalam mencapai tujuan.

3. Perbedaan nuansa

Perbedaannya dapat disederhanakan sebagai berikut:

UngkapanFokusNuansa
やってみますtindakan yang dicoba“Saya akan mencobanya.”
頑張りますusaha dan kesungguhan“Saya akan berusaha.”

Misalnya, ketika seseorang berkata:

A: この問題をやってください。(Kono mondai o yatte kudasai.) – Tolong kerjakan soal ini.

B: はい、やってみます。(Hai, yatte mimasu.) – Baik, saya akan mencobanya.

Jawaban tersebut menekankan kesediaan untuk mencoba mengerjakan soal.

Sementara itu:

A: 日本語の試験、頑張ってください。(Nihongo no shiken, ganbatte kudasai.) – Semoga berhasil dalam ujian bahasa Jepang. Berusahalah!

B: はい、頑張ります。(Hai, ganbarimasu.) – Ya, saya akan berusaha.

Dalam contoh kedua, fokusnya adalah usaha dan kesungguhan menghadapi ujian.

Jadi, meskipun keduanya dapat diterjemahkan sebagai ungkapan “akan berusaha”, 「やってみます」 lebih berorientasi pada tindakan yang dicoba, sedangkan 「頑張ります」 lebih berorientasi pada usaha dan kesungguhan.

1000687397
なるべく早く終わらせてみます。(Narubeku hayaku owarasete mimasu.) – Saya akan mencoba menyelesaikannya secepat mungkin.

「やってみます」 vs 「やります」

「やってみます」(yatte mimasu) dan 「やります」(yarimasu) sama-sama berasal dari kata kerja やる, tetapi keduanya memiliki nuansa yang berbeda. Perbedaan utamanya terletak pada adanya unsur “mencoba” dalam 「やってみます」.

1. 「やります」— akan melakukan

「やります」 digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang akan melakukan suatu tindakan. Fokusnya adalah pada keputusan atau rencana untuk melakukan tindakan tersebut.

宿題をやります。(Shukudai o yarimasu.) – Saya akan mengerjakan pekerjaan rumah.

Kalimat tersebut secara langsung menyatakan bahwa penutur akan mengerjakan pekerjaan rumah.

2. 「やってみます」— akan mencoba melakukan

Sementara itu, 「やってみます」 berasal dari pola 「~てみます」 dan menambahkan makna mencoba.

宿題をやってみます。(Shukudai o yatte mimasu.) – Saya akan mencoba mengerjakan pekerjaan rumah.

Nuansanya menunjukkan bahwa penutur bersedia mencoba, terutama ketika tindakan tersebut mungkin terasa baru, sulit, atau belum diketahui hasilnya.

3. Perbandingan dalam percakapan

Misalnya seseorang meminta bantuan:

A: この仕事をお願いします。(Kono shigoto o onegaishimasu.) – Tolong kerjakan pekerjaan ini.

Jika menjawab:

はい、やります。(Hai, yarimasu.) – Baik, saya akan mengerjakannya.

Jawaban tersebut terdengar seperti komitmen langsung untuk melakukan pekerjaan.

Namun:

はい、やってみます。(Hai, yatte mimasu.) – Baik, saya akan mencobanya.

Jawaban ini lebih menekankan kesediaan untuk mencoba dan tidak secara langsung menjamin keberhasilan.

Perbandingan sederhana

UngkapanFokusNuansa
やりますmelakukankeputusan/rencana melakukan
やってみますmencoba melakukankemauan untuk mencoba

Dengan demikian, perbedaan antara keduanya bukan sekadar perubahan bentuk kata kerja. Penambahan 「~てみる」 mengubah perspektif tindakan: dari sekadar “melakukan” menjadi “mencoba melakukan”. Perbedaan kecil ini penting untuk dipahami agar pembelajar dapat memilih ungkapan yang sesuai dengan maksud komunikasinya.

「なるべく」 dalam Permintaan dan Saran

Kata 「なるべく」(narubeku) sering digunakan dalam kalimat permintaan, saran, atau anjuran. Dalam konteks tersebut, 「なるべく」 memberikan nuansa bahwa suatu tindakan diharapkan dilakukan sebisa mungkin, tetapi tetap mempertimbangkan keadaan yang ada.

Pola yang sering ditemukan adalah:

なるべく + kata kerja + てください
= “Tolong usahakan untuk …”

Contohnya:

なるべく早く来てください。(Narubeku hayaku kite kudasai.) – Tolong datang secepat mungkin.

Pada kalimat tersebut, penutur meminta lawan bicara datang secepat mungkin. Namun, 「なるべく」 membuat permintaan tersebut tidak terdengar seperti tuntutan yang benar-benar mutlak.

Contoh dalam berbagai situasi

Di sekolah:

なるべく日本語で話してください。(Narubeku nihongo de hanashite kudasai.) – Tolong usahakan berbicara dalam bahasa Jepang.

Dalam kehidupan sehari-hari:

なるべく野菜を食べてください。(Narubeku yasai o tabete kudasai.) – Usahakan makan sayuran sebanyak mungkin.

Ketika meminta seseorang datang:

なるべく早く来てください。(Narubeku hayaku kite kudasai.) – Tolong usahakan datang secepat mungkin.

Nuansa 「なるべく」 dalam permintaan

Perhatikan perbandingan berikut:

  • 早く来てください。(Hayaku kite kudasai.) – Tolong datang lebih cepat.
  • なるべく早く来てください。(Narubeku hayaku kite kudasai.) – Tolong datang secepat mungkin.

Penambahan 「なるべく」 menunjukkan bahwa penutur menginginkan tingkat usaha yang lebih tinggi, tetapi masih mengakui adanya kemungkinan keterbatasan.

Contoh Dialog: 「やってみます」 dan 「なるべく」 dalam Situasi Nyata

Untuk memahami penggunaan 「やってみます」(yatte mimasu) dan 「なるべく」(narubeku) dengan lebih baik, keduanya dapat dilihat melalui berbagai situasi percakapan sehari-hari. Konteks membantu memperjelas perbedaan nuansa antara “akan mencoba” dan “sebisa mungkin”.

1. Di kelas

A: この漢字を書いてみませんか。(Kono kanji o kaite mimasen ka.) – Maukah kamu mencoba menulis kanji ini?

B: はい、やってみます。(Hai, yatte mimasu.) – Ya, saya akan mencobanya.

Di sini, 「やってみます」 menunjukkan kesediaan untuk mencoba melakukan suatu tindakan.

2. Ketika membuat janji

A: 明日の会議に来られますか。(Ashita no kaigi ni koraremasu ka.) – Apakah kamu bisa datang ke rapat besok?

B: はい、なるべく早く来ます。(Hai, narubeku hayaku kimasu.) – Ya, saya akan datang secepat mungkin.

Pada contoh ini, 「なるべく」 menunjukkan bahwa penutur akan berusaha datang secepat mungkin.

3. Saat belajar bahasa Jepang

A: 日本語で話してみてください。(Nihongo de hanashite mite kudasai.) -Cobalah berbicara dalam bahasa Jepang.

B: はい、やってみます。(Hai, yatte mimasu.) – Baik, saya akan mencobanya.

Ungkapan tersebut menunjukkan kemauan untuk mencoba, meskipun penutur mungkin belum yakin dapat melakukannya dengan sempurna.

4. Menggunakan keduanya sekaligus

A: 日本語をもっと使ってください。(Nihongo o motto tsukatte kudasai.) – Tolong lebih sering menggunakan bahasa Jepang.

B: はい、なるべく日本語を使ってみます。(Hai, narubeku nihongo o tsukatte mimasu.) – Baik, saya akan mencoba menggunakan bahasa Jepang sebisa mungkin.

Dalam kalimat tersebut, kedua unsur memberikan fungsi yang berbeda:

  • なるべく → menunjukkan sejauh mungkin / sebisa mungkin.
  • 使ってみます → menunjukkan kemauan untuk mencoba menggunakan.

Dengan demikian, penggunaan keduanya dalam dialog membantu memperlihatkan bahwa 「やってみます」 berfokus pada tindakan mencoba, sedangkan 「なるべく」 berfokus pada tingkat usaha atau batas kemungkinan.

Tentu. Jika bagian kesalahan penggunaan ingin digabung menjadi satu poin agar artikelnya lebih ringkas dan tidak berulang, bisa dibuat seperti ini:

Kesalahan Umum dalam Penggunaan 「やってみます」 dan 「なるべく」

Dalam mempelajari 「やってみます」(yatte mimasu) dan 「なるべく」(narubeku), pembelajar sering mengalami kesalahan karena kedua ungkapan sama-sama berkaitan dengan usaha. Padahal, keduanya memiliki fungsi yang berbeda. 「やってみます」 menekankan tindakan mencoba, sedangkan 「なるべく」 menunjukkan usaha untuk melakukan sesuatu sebisa mungkin.

1. Menggunakan 「やります」 dan 「やってみます」 secara sembarangan

  • やります。(Yarimasu.) – Saya akan melakukannya.
  • やってみます。(Yatte mimasu.) – Saya akan mencobanya.

「やります」 menyatakan tindakan yang akan dilakukan, sedangkan 「やってみます」 mengandung nuansa mencoba.

2. Menggunakan bentuk kata kerja yang salah

Sebelum 「みます」, kata kerja harus menggunakan bentuk て.

❌ 日本語を話すみます。
Nihongo o hanasu mimasu.

✅ 日本語を話してみます。(Nihongo o hanashite mimasu.) – Saya akan mencoba berbicara bahasa Jepang.

Pola yang perlu diingat:

Vて + みます

3. Menganggap 「なるべく」 berarti “pasti”

「なるべく」 tidak menunjukkan kepastian mutlak. Kata ini berarti “sebisa mungkin” atau “sejauh mungkin”.

なるべく早く来てください。(Narubeku hayaku kite kudasai.) – Tolong datang secepat mungkin.

Jika ingin menyatakan keharusan atau kepastian yang lebih kuat, 「必ず」(kanarazu) lebih sesuai.

4. Menganggap 「なるべく」 dan 「できるだけ」 selalu memiliki nuansa yang identik

Keduanya memang sering dapat saling menggantikan, tetapi 「できるだけ」 lebih jelas berkaitan dengan batas kemampuan atau kemungkinan, sedangkan 「なるべく」 sering menekankan usaha atau keinginan untuk mencapai suatu kondisi sejauh mungkin.

5. Menggunakan 「なるべく」 tanpa memahami konteks

Perhatikan:

  • なるべく日本語を使います。(Narubeku nihongo o tsukaimasu.) – Saya akan menggunakan bahasa Jepang sebisa mungkin.
  • なるべく日本語を使ってみます。(Narubeku nihongo o tsukatte mimasu.) – Saya akan mencoba menggunakan bahasa Jepang sebisa mungkin.

Pada kalimat kedua, terdapat dua nuansa sekaligus:

  • なるべく → sebisa mungkin
  • ~てみます → mencoba melakukan

Ringkasan Kesalahan

KesalahanBentuk yang tepat
Menganggap やります = やってみますBedakan “melakukan” dan “mencoba”
Menggunakan bentuk kamus + みますGunakan Vて + みます
Menganggap なるべく = pastiなるべく = sebisa mungkin
Mengabaikan konteksPerhatikan maksud dan situasi
Menganggap なるべく selalu sama dengan できるだけPahami perbedaan nuansanya

Pada akhirnya, kesalahan dalam penggunaan kedua ungkapan ini dapat dihindari dengan mengingat dua kata kunci sederhana: 「~てみます」 = mencoba dan 「なるべく」 = sebisa mungkin.

Kesimpulan

「やってみます」 dan 「なるべく」 merupakan ungkapan bahasa Jepang yang sederhana, tetapi memiliki nuansa yang penting dalam komunikasi sehari-hari. 「やってみます」 berasal dari pola 「~てみます」 yang digunakan untuk menyatakan mencoba melakukan sesuatu, sedangkan 「なるべく」 berarti sebisa mungkin, sedapat mungkin, atau sejauh mungkin.

Meskipun keduanya sama-sama berkaitan dengan usaha, fokusnya berbeda. 「やってみます」 menekankan tindakan atau pengalaman yang ingin dicoba, sementara 「なるべく」 menekankan tingkat usaha untuk mencapai suatu kondisi dalam batas yang memungkinkan. Keduanya bahkan dapat digunakan secara bersamaan, seperti pada kalimat 「なるべく日本語を使ってみます」 yang berarti “Saya akan mencoba menggunakan bahasa Jepang sebisa mungkin.”


Memahami perbedaan tersebut membantu pembelajar menghindari kesalahan dalam memilih ungkapan. 「やってみます」 tidak sama dengan 「やります」, karena mengandung makna “mencoba”, sedangkan 「なるべく」 juga tidak sama dengan 「必ず」 atau 「絶対に」 karena tidak menunjukkan kepastian mutlak.

Pada akhirnya, belajar bahasa Jepang tidak cukup hanya dengan menghafalkan arti kosakata dan pola tata bahasa. Pembelajar juga perlu memahami nuansa, konteks, serta maksud komunikatif di balik setiap ungkapan. Dengan memahami 「やってみます」 dan 「なるべく」 secara lebih mendalam, pembelajar dapat menggunakan keduanya dengan lebih tepat, alami, dan percaya diri dalam berbagai situasi komunikasi bahasa Jepang.

Kalau minasan ingin mengenal lebih banyak tentang budaya, bahasa, dan kuliner Jepang lainnya, jangan lupa untuk terus membaca artikel menarik di Pandaikotoba, dan ikuti Instagram-nya untuk update harian seputar kosakata, budaya, dan filosofi hidup ala Jepang yang inspiratif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *