Culture,  Entertainment,  Sejarah,  Travel

Wisata ke Kamado Jinja Yang Katanya Cikal Bakal Demon Slayer!

Konnichiwa, minasan~~~ Siapa yang suka dengan anime Demon Slayer? Pasti tidak asing dengan nama kuil atau jinja yang akan author bahas ini kan? Kamado, sama dengan nama keluarga dari Tanjiro.

Nah, nama ini yang membuat Kamado Jinja diyakini sebagai kuil cikal bakal dari keluarga Kamado Tanjiro. Belum lagi lokasinya yang juga diyakini mirip dengan lokasi dalam anime Demon Slayer. Sebelum menelisik lebih jauh apa sih hubungan Kamado Jinja ini dengan Demon Slayer, kita kenalan dulu dengan Kamado Jinja ini lebih dalam. Yuk!

kamado jinja 2
Kamado Jinja yang dikatakan cikal bakal keluarga Kamado Tanjiro dari anime Demon Slayer.
credit: Instagram KamadoJinja

Kamado Jinja

Minasan, Kamado Jinja atau Kamado Shrine ini berada di Uchiyama, Dazaifu City, Fukuoka Prefecture. Kuil ini dikenal dan lama dipuja sebagai dewa perjodohan, perlindungan dari kejahatan, dan perlindungan dari kemalangan.

Dewa utama di kuil ini adalah Tamayorihime-no-Mikoto, yang dihormati karena kebajikannya dalam menarik dan mempertemukan jiwa (tama) dan jiwa (yori), dan telah lama dipuja secara luas sebagai dewa perjodohan.

Pada zaman kuno, ia juga digunakan untuk mengusir roh jahat dari kantor pemerintahan Dazaifu, dan orang-orang berdoa untuk keselamatan pelayaran mereka ke benua tersebut dan keberhasilan usaha mereka. Ia juga sangat dipercaya dapat menangkal kejahatan dan kemalangan. Bahkan hingga saat ini, orang-orang yang memulai hidup baru dan mereka yang mencapai titik balik dalam hidup mereka mengunjungi kuil ini untuk memanjatkan doa yang tulus.

Sejarah

Pada masa pemerintahan Kaisar Tenji, ketika kantor pemerintahan Dazaifu didirikan di seluruh Kyushu, ritual untuk melindungi Dazaifu dan negara dimulai di Gunung Kamado (Gunung Homan), yang terletak di arah roh-roh jahat. 

Banyak artefak telah digali dari bawah batu besar tempat Kuil Kamimiya berdiri, termasuk koin Wadokaichin, Koin Dua Belas Kekaisaran, dan koin Nara Sansai, yang menunjukkan bahwa ritual nasional diadakan di sana dari periode Nara hingga awal periode Heian.

Kamado Jinja
Credit: Kamado Jinja

Pada tahun kedua pemerintahan Kaisar Tenmu (673), ketika sang pendiri, Shinren Shonin, sedang bertapa di pegunungan, lembah pegunungan tiba-tiba bergetar, dan seorang wanita bangsawan muncul. Ia berseru, 

“Akulah roh Tamayorihime. Aku telah tinggal di pegunungan ini selama bertahun-tahun untuk melindungi negara dan rakyatnya.” 

Ia kemudian berubah menjadi Kongojin, menunggangi kuda naga berkepala sembilan, dan terbang bebas melintasi langit. Shinren Shonin segera melaporkan hal ini ke Istana Kekaisaran, yang kemudian memerintahkan pembangunan Kuil Kamimiya.

Gunung Homan memiliki hubungan dekat dengan kantor pemerintahan Dazaifu, sehingga telah dilestarikan dengan cermat sebagai gunung tempat orang-orang seperti Saicho, Kukai, dan utusan Dinasti Sui dan Tang yang berkelana ke benua tersebut mendaki dan memanjatkan doa untuk keselamatan pelayaran mereka dan keberhasilan tujuan mereka.

Sejak Abad Pertengahan, kepercayaan di kalangan pertapa gunung menjadi populer, dan banyak pendeta gunung terpesona oleh penampilan Gunung Homan yang kokoh namun indah, menjalani pelatihan yang ketat dan melakukan ritual suci untuk perdamaian dunia, penghapusan bencana, dan berkah bagi manusia.

Biksu Zen Hakata yang terkenal, Sengai, dari periode Edo, juga terpesona oleh Gunung Homan. Ia begitu terkesan dengan legenda Batu Kamado diatas dan dibawah puncaknya sehingga ia mengukir prasasti “Sengai Keisho” (ditulis untuk menghormati Sengai) dengan huruf besar, dengan huruf “Sengama” (sengama) tertulis di atasnya.

Kuil Kamado dianugerahi peringkat Junior Fifth Rank Upper pada tahun 803, dan secara bertahap naik peringkat hingga dianugerahi peringkat Senior First Rank pada tahun 1106, dan terdaftar sebagai Myojin Taisha dalam Engishiki. Kemudian, pada tahun 1895, Kuil Kamado terdaftar sebagai Kanpei Shosha (kuil kecil) yang ditetapkan oleh Istana Kekaisaran.

Terus Apa Hubungannya Dengan Demon Slayer?

Nah, dengan sejarah yang begitu panjang dan banyaknya bangunan yang ada di Kamado Jinja ini, mana sih yang berhubungan dengan anime Demon Slayer? Ini dia, minasan:

Nama “Kamado”

Kuil ini bernama Homangu Kamado Shrine (宝満宮竈門神社). Nama “Kamado” sama dengan nama keluarga protagonis, Tanjiro Kamado, sehingga penggemar merasa ada ikatan simbolis. 

Kamado Jinja
Gunung Homan
Credit: Kamado Jinja

Lokasi di Mt. Hōman, Fukuoka

Shrine ini berada di kaki Gunung Hōman, sebuah tempat suci yang sejak lama dianggap sakral. Dalam cerita Demon Slayer, banyak adegan yang menekankan hubungan manusia dengan alam dan spiritualitas, sehingga nuansa shrine ini terasa selaras.
Di lokasi ini banyak tempat menanjak, tangga ke puncak, batu besar, dan beberapa spot hutan di gunung ini yang didalamnya mirip dengan lokasi dalam anime

mount homan 2
Credit: Kamado Jinja

Tradisi Ema Demon Slayer di Kamado Jinja

Minasan, ada tradisi unik karena pecinta anime merasa Kamado Jinja ini ada kedekatan dengan anime Demon Slayer nih. Tradisi ini malah membuat kuil ini mempertemukan budaya tradisional Jepang dan pop culture modern. Yaitu Ema!

Buat kalian yang belum tahu, Ema itu adalah papan kayu kecil tempat orang menuliskan doa dan harapan, kemudian digantung di kuil. 

Demon Slayer Kimetsu no Yaiba Kamado shrine Ema Fukuoka 768x576 1
Ema dengan gambar tema Demon Slayer
Credit: Tabimania Japan

Nah, tradisinya adalah para pecinta anime atau anime Demon Slayer akan menggambar atau menempel ilustrasi para karakter Demon Slayer di Ema tersebut, selain menulis permohonan mereka. Karena itu juga, orang jadi banyak mengaitkannya dengan Demon Slayer. 

Sebenarnya Kamado Jinja sendiri sudah punya tipe Ema sendiri yang memang menjadi ikonik dari kuil ini, yaitu “Musubi Ema”, “Sakura Ema”, dan “Twin Zodiac Ema”, yang menggambarkan zodiak tahun tersebut, dan pengunjung jadi bisa memilih Ema sesuai dengan momennya.

Tapi tetap saja Ema Demon Slayer yang dibuat para pecinta anime membuat kesan lebih seru lain untuk berkunjung ke kuil Kamado ini ya, minasan.

Apa Saja Yang Bisa Dinikmati di Kamado Jinja?

Minasan, bukan cuma karena Demon Slayer nih, tapi ada alasan lain kenapa Kamado Jinja bisa jadi pilihan wisata kalian kalau ke Jepang. Terutama buat kalian yang sedang mencari jodoh atau cinta nih. Ada banyak spot di dalam komplek Kamado Jinja ini yang bisa menjadi tempat kalian untuk membuat permohonan tentang cinta. Author berikan beberapa yang populer ya:

Reunion Tree (再会の木, Saikai no Ki)

saikai no ki
再会の木, Saikai no Ki
Credit: Kamado Jinja

Minasan, konon Pohon reuni (Saikachi) ini telah ditanam sejak lama oleh Permaisuri Jingu di puncak Gunung Homan, tempat beliau berdoa agar orang-orang terkasih dapat bersatu kembali. Katanya, kalau kita berdoa kepada pohon ini agar dapat bertemu kembali dengan orang terkasih, menemukan cinta, atau bertemu seseorang yang baru, keinginan kita pasti akan terkabul. Mau coba?

Lovely Rock (愛敬の岩, Aikyou no Iwa)

aikyou no iwa
愛敬の岩, Aikyou no Iwa
Credit: Kamado Jinja

Nah, di batu ini katanya dipercaya kalau kita menutup mata, memikirkan seseorang yang kita cintai, atau berdoa untuk bertemu seseorang yang belum pernah kita temui, dan dapat dengan aman mencapai batu lainnya, cinta kita akan menjadi kenyataan. 

Tree of Happiness (幸福の木, Koufuku no Ki)

koufuku no ki
幸福の木, Koufuku no Ki
Credit: Kamado Jinja

Minasan, mungkin ga asing dengan koyori atau tali kertas yang suka diikat di pohon. Nah, disini jika seseorang membuat permohonan cinta dengan “koyori”, mengikatnya di pohon ini, dan berdoa dengan sungguh-sungguh, cintanya akan terwujud. 

Tradisi ini berasal dari zaman Edo, ketika anak laki-laki dan perempuan yang berusia 16 tahun, usia dewasa pada saat itu, mendaki Gunung Homan bersama orang tua mereka dan membuat permohonan di atas koyori (tali kertas), yang kemudian mereka ikat di pohon dekat puncak. Harapannya, anak laki-laki tersebut dapat bersosialisasi dan meraih kesuksesan tanpa perlu khawatir soal keuangan, sementara anak perempuan akan menemukan pasangan yang baik dan hidup bahagia selamanya.


Nah, itu semua tentang Kamado Jinja nih, minasan. Buat kalian yang suka dengan Demon Slayer, kuil ini wajib banget kalian datangi. Tapi buat kalian yang punya permohonan mengenai pasangan, cinta, atau jodoh, kuil ini tepat banget untuk kalian kunjungi. Langsung masukkan saja kedalam daftar perjalanan kalian ke Jepang ya, minasan. 

Oh iya, buat kalian yang mau tahu info seputar Jepang, wisata Jepang, anime, dan drama, atau bahasa Jepang itu sendiri, kalian bisa langsung saja mampir ke pandaikotoba untuk melihat semua info tersebut. Silahkan mampir ya. 

Dewa, author akhiri untuk artikel Kamado Jinja ini sampai disini. Pastikan kalian pantau terus artikel seputar wisata Jepang juga dunia hiburan Jepang yang lain ya. Mata nee~~~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *