Bahasa Jepang,  JLPT N3,  Tata Bahasa Jepang,  Tata Bahasa N3

JLPT N3: Yuk Belajar Tata Bahasa 〜くせに (kuse ni)

Hai Minasan~! Dalam belajar bahasa Jepang tingkat menengah pada level JLPT N3, kita mulai diperkenalkan dengan berbagai tata bahasa yang menyampaikan makna secara objektif dan juga mengandung nuansa emosi, penilaian, dan sikap pembicara. Salah satu tata bahasa yang termasuk dalam kategori ini adalah 〜くせに (kuse ni).

Tata bahasa 〜くせに (kuse ni) sering digunakan untuk menyatakan ketidaksesuaian antara kondisi atau sifat dengan hasil atau perilaku yang terjadi, biasanya disertai dengan perasaan tidak puas, kesal, kecewa, atau sindiran. Oleh karena itu, tata bahasa ini selain berfungsi menyampaikan fakta, tapi juga mengekspresikan emosi dan penilaian subjektif.

Pemahaman terhadap 〜くせに (kuse ni) sangat perlu terutama bagi Minasan yang saat ini belajar JLPT N3, karena tata bahasa ini sering muncul dalam percakapan sehari-hari, novel, manga, drama, dan ujian JLPT juga. Jika digunakan secara tidak tepat, ekspresi ini bisa terdengar kasar atau menyinggung perasaan lawan bicara lho.

Pandai Kotoba pada artikel ini memberikan penjelasan lengkap mengenai tata bahasa JLPT N3 〜くせに (kuse ni) mulai dari arti, struktur kalimat, penggunaan, dan dilengkapi banyak contoh kalimat yang cocok dalam masing-masing konteksnya. Tanpa perlu berlama-lama lagi, yuk kita belajar di bawah ini.

jlptn3 kuseni pandaikotoba
JLPT N3: Tata Bahasa 〜くせに (kuse ni)
Characters made by irasutoya.com

JLPT N3: Yuk Belajar Tata Bahasa 〜くせに (kuse ni)

Arti

Tata bahasa JLPT N3 〜くせに (kuse ni) dalam bahasa Indonesia artinya “padahal…, tapi…”, “meskipun…, tapi…”, atau “walaupun…, tapi…”. Tata bahasa ini mengandung penilaian negatif dari pembicara terhadap subjek. Biasanya digunakan untuk menunjukkan ketidaksesuaian antara sifat, kondisi, atau status seseorang dengan perilakunya.

Susunan Kalimat

Kata Kerja Bentuk Kamus + くせに (kuse ni)
Kata Sifat i + くせに (kuse ni)
Kata Sifat na (な) + くせに (kuse ni)
Kata Benda + くせに (kuse ni)

Misal:
知っている (shitte iru) = tahu
知っている → 知っているくせに
(shitte iru) → (shitte iru kuse ni)
山田さんは知っているくせに、何も言わなかった (Yamada-san wa shitte iru kuse ni, nani mo iwanakatta) = Padahal dia tahu, tapi tidak mengatakan apa-apa)

元気 (genki) = sehat
元気 → 元気くせに
(genki) → (genki kuse ni)
元気なくせに、仕事を休んだ (genki na kuse ni, shigoto o yasunda) = Padahal terlihat sehat, tapi dia tidak masuk kerja

Penggunaan dan Contoh Kalimat

Seperti yang sudah dijelaskan secara singkat di atas, tata bahasa JLPT N3 〜くせに (kuse ni) digunakan untuk menunjukkan ketidaksesuaian antara sifat, kondisi, atau status seseorang dengan perilakunya. Untuk lebih jelasnya apa saja penggunaannya dari tata bahasa ini, berikut di bawah ini terdapat 2 macam penggunaannya dan masing-masing ada contoh kalimatnya juga ya.

1. Menyatakan Ketidaksesuaian antara Kondisi, Sifat, Status dengan Tindakan

Tata bahasa JLPT N3 〜くせに (kuse ni) digunakan untuk menyatakan ketidaksesuaian antara kondisi, sifat, kemampuan, posisi, atau status seseorang dengan tindakan atau hasil yang muncul. Oleh karena itu, kalimat dengan tata bahasa ini sering mengandung perasaan kecewa, tidak puas, atau menyalahkan.

Biasanya digunakan saat seseorang punya kemampuan tapi tidak memanfaatkannya, seseorang punya status tertentu tapi tidak bersikap sesuai perannya, dan kondisi tertentu seharusnya menghasilkan hal berbeda tapi kenyataannya tidak seperti itu. Berikut di bawah ini ada 5 contoh kalimatnya yang bisa langsung dipelajari:

日本に長く住んでいるくせに、日本語がほとんど話せない。
Nihon ni nagaku sunde iru kuse ni, nihongo ga hotondo hanasenai.
Padahal sudah lama tinggal di Jepang, tapi hampir tidak bisa berbicara bahasa Jepang.

先生のくせに、説明がとても分かりにくい。
Sensei no kuse ni, setsumei ga totemo wakarinikui.
Padahal seorang guru, tapi penjelasannya sangat sulit dipahami.

元気なくせに、運動を全くしない。
Genki na kuse ni, undou o mattaku shinai.
Padahal sehat, tapi sama sekali tidak berolahraga.

大人のくせに、そんな簡単なことで怒る。
Otona no kuse ni, sonna kantan na koto de okoru.
Padahal sudah dewasa, tapi marah hanya karena hal sepele.

oyabun kobun business
大人 (otona) = dewasa
irasutoya.com

お金がたくさんあるくせに、人を助けようとしない。
Okane ga takusan aru kuse ni, hito o tasukeyou to shinai.
Padahal punya banyak uang, tapi tidak mau membantu orang lain.

2. Menyampaikan Sindiran atau Kritik terhadap Perilaku Orang Lain

Tata bahasa JLPT N3 〜くせに (kuse ni) ini menekankan unsur sindiran dan kritik langsung terhadap sikap, perilaku, atau kebiasaan seseorang. Tata bahasa ini digunakan sebagai alat ekspresi emosional pembicara yang merasa tidak puas, kesal, atau jengkel.

Biasanya muncul saat seseorang bersikap tidak konsisten, seseorang menyalahkan orang lain, padahal dirinya juga bermasalah, dan seseorang bersikap sok tahu atau sok pintar. Maka dari itu, nuasanya adalah menyindir, mengejek halus, dan mengkritik secara langsung. Berikut di bawah ini ada 5 contoh kalimatnya yang bisa langsung dipelajari:

自分は何もしないくせに、人にばかり文句を言う。
Jibun wa nani mo shinai kuse ni, hito ni bakari monku o iu.
Dia sendiri tidak melakukan apa pun, tapi hanya mengeluh kepada orang lain.

失敗したくせに、謝ろうともしない。
Shippai shita kuse ni, ayamarou to mo shinai.
Padahal sudah melakukan kesalahan, tapi tidak mau meminta maaf.

cooking shippai woman2
失敗した (shippai shita) = sudah melakukan kesalahan
irasutoya.com

できないくせに、偉そうなことを言う。
Dekinai kuse ni, erasou na koto o iu.
Tidak bisa mengerjakan, tapi berbicara dengan sombong.

何も知らないくせに、専門家のように説明する。
Nani mo shiranai kuse ni, senmonka no you ni setsumei suru.
Tidak tahu apa-apa, tapi menjelaskan seolah-olah seorang ahli.

遅刻したくせに、反省している様子がない。
Chikoku shita kuse ni, hansei shite iru yousu ga nai.
Sudah terlambat, tapi tidak terlihat menyesal.

3. Mengungkapkan Rasa Kesal, Kecewa, dan Tidak Puas terhadap Situasi

Tata bahasa JLPT N3 〜くせに (kuse ni) digunakan untuk mengekspresikan emosi pembicara terhadap suatu kejadian atau situasi yang tidak sesuai dengan harapan. Biasanya digunakan ketika janji tidak ditepati, bantuan yang dijanjikan tidak diberikan, dan harapan tidak terwujud. Berikut di bawah ini ada 5 contoh kalimatnya yang bisa langsung dipelajari:

約束したくせに、時間になっても来なかった。
Yakusoku shita kuse ni, jikan ni natte mo konakatta.
Padahal sudah berjanji, tapi tidak datang sampai waktunya tiba.

助けると言ったくせに、結局何もしてくれなかった。
Tasukeru to itta kuse ni, kekkyoku nani mo shite kurenakatta.
Padahal bilang akan membantu, tapi akhirnya tidak melakukan apa-apa.

頑張ると言っていたくせに、途中であきらめた。
Ganbaru to itte ita kuse ni, tochuu de akirameta.
Padahal mengatakan akan berusaha, tapi menyerah di tengah jalan.

連絡すると言ったくせに、一週間も音沙汰がない。
Renraku suru to itta kuse ni, isshūkan mo otosata ga nai.
Padahal bilang akan menghubungi, tapi tidak ada kabar selama seminggu.

応援すると言ったくせに、試合を見に来なかった。
Ouen suru to itta kuse ni, shiai o mi ni konakatta.
Padahal bilang akan memberi dukungan, tapi tidak datang menonton pertandingan.

sports ouen soccer public viewing
試合 (shiai) = pertandingan
irasutoya.com

4. Menyatakan Ketidaksesuaian antara Harapan Sosial dan Realitas

Tata bahasa JLPT N3 〜くせに (kuse ni) digunakan untuk menekankan perbedaan antara apa yang seharusnya dilakukan menurut norma sosial dan kenyataan yang terjadi. Biasanya melibatkan usia (anak-anak, orang dewasa), status (guru, siswa, atasan), dan peran sosial (orang tua, pemimpin, senior). Kalimat semacam ini sering mengandung kritik sosial. Berikut di bawah ini ada 5 contoh kalimatnya yang bisa langsung dipelajari:

のくせに、子どもの気持ちを考えない。
Oya no kuse ni, kodomo no kimochi o kangaenai.
Padahal seorang orang tua, tapi tidak memikirkan perasaan anaknya.

ryoushin irustoya
親 (oya) = orang tua
irasutoya.com

上司のくせに、責任を部下に押しつける。
Joushi no kuse ni, sekinin o buka ni oshitsukeru.
Padahal seorang atasan, tapi melempar tanggung jawab kepada bawahan.

大人のくせに、礼儀を知らない。
Otona no kuse ni, reigi o shiranai.
Padahal sudah dewasa, tapi tidak tahu sopan santun.

先輩のくせに、後輩を助けない。
Senpai no kuse ni, kouhai o tasukenai.
Padahal seorang senior, tapi tidak membantu juniornya.

教育者のくせに、暴言を吐く。
Kyouikusha no kuse ni, bougen o haku.
Padahal seorang pendidik, tapi berkata kasar.

Contoh Percakapan di Berbagai Situasi

Supaya lebih paham lagi bagaimana tata bahasa JLPT N3 〜くせに (kuse ni) digunakan dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari, Pandai Kotoba akan memberikan 3 contoh percakapannya. Yuk, kita lanjut lagi di bawah ini.

1. Percakapan Situasi Tidak Menepati Janji

gakkari tameiki man
がっかり (gakkari) = kecewa
irasutoya.com

前田: 田中さん、昨日来るって言ってなかった?
Maeda: Tanaka-san, kinou kuru tte ittenakatta?
Maeda: Tanaka bilang mau datang kemarin, kan?

田中: うん、約束したくせに、結局来なかったね。
Tanaka: Un, yakusoku shita kuse ni, kekkyoku konakatta ne.
Tanaka: Iya, padahal sudah berjanji, tapi akhirnya tidak datang.

前田: どうして来なかったんだろう。
Maeda: Doushite konakattan darou.
Maeda: Kira-kira kenapa dia tidak datang ya?

田中: 連絡もなかったから、ちょっとがっかりしたよ。
Tanaka: Renraku mo nakatta kara, chotto gakkari shita yo.
Tanaka: Karena tidak ada kabar, aku jadi agak kecewa.

2. Percakapan Situasi Menyindir Sikap Sombong

りん: あの人、そんなに仕事ができるの?
Rin: Ano hito, sonna ni shigoto ga dekiru no?
Rin: Apakah dia memang sepintar itu dalam bekerja?

ゆい: ううん、できないくせに、いつも偉そうに話すんだ。
Yui: Uun, dekinai kuse ni, itsumo erasou ni hanasun da.
Yui: Tidak, dia tidak bisa, tapi selalu berbicara dengan sombong.

りん: そうなんだ。ちょっと困るね。
Rin: Sou nan da. Chotto komaru ne.
Rin: Oh begitu. Agak merepotkan ya.

ゆい: うん、周りのみんなも迷惑しているよ。
Yui: Un, mawari no minna mo meiwaku shite iru yo.
Yui: Iya, semua orang di sekitarnya juga merasa terganggu.

3. Percakapan Situasi Mengkritik Kebiasaan Buruk

game boardgame woman
遊んでいる (asonde iru) = bermain
irasutoya.com

りん: ひなちゃん、忙しいって言ってなかった?
Rin: Hina-chan, isogashii tte ittenakatta?
Rin: Bukankah si Hina bilang sibuk?

ゆい: うん、忙しい くせに、毎晩遅くまで遊んでいるよ。
Yui: Un, isogashii kuse ni, maiban osoku made asonde iru yo.
Yui: Iya, mengaku sibuk, tapi setiap malam bermain sampai larut.

りん: それじゃ、疲れるよね。
Rin: Sore ja, tsukareru yo ne.
Rin: Kalau begitu, pasti capek ya.

ゆい: 本当だね。体を壊さないか心配だよ。
Yui: Hontou da ne. Karada o kowasanai ka shinpai da yo.
Yui: Benar. Aku khawatir dia jatuh sakit.


ata bahasa 〜てもらってもいいですか (te moratte mo ii desuka) merupakan salah satu tata bahasa dalam JLPT N3 yang digunakan saat tidak puas, kesal, menyindir dan sering muncul dalam percakapan sehari-hari dan bahkan soal ujian JLPT N3. Dengan memahami perbedaan makna, struktur kalimat, serta penggunaannya yang telah dijelaskan di atas, diharapkan Minasan akan mampu berkomunikasi lebih natural.

Penguasaan tata bahasa ini juga sangat membantu dalam memahami artikel dan soal bacaan JLPT nantinya. Oleh karena itu, latihan membuat kalimat, membaca contoh kalimat yang sudah diberikan, dan mempraktikkan ini dalam percakapan sehari-hari akan meningkatkan kemampuan bahasa Jepangnya dengan lebih baik.

Semoga penjelasan dalam artikel ini dapat membantu Minasan dalam meningkatkan persiapan untuk menghadapi ujian JLPT N3. Semangat ya, Ganbatte kudasai! 頑張ってください!Jika ingin belajar materi JLPT N3 lainnya, Pandai Kotoba punya banyak artikelnya di website lho. Ada salah satu rekomedasinya nih: Tata Bahasa JLPT N3 Te Moratte Mo Ii Desuka. Klik untuk membacanya ya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *