Bahasa Jepang,  JLPT N4,  Kosakata,  Materi Kosakata N4

Kolokasi Kosakata JLPT N4: Pasangan Kata yang Sering Digunakan

Dalam belajar bahasa Jepang tingkat JLPT N4, memahami kosakata saja tidaklah cukup. Kita juga perlu mengetahui bagaimana kata-kata tersebut biasa digunakan secara berpasangan. Inilah yang disebut kolokasi yaitu kombinasi kata yang sering muncul bersama secara alami dalam bahasa Jepang.

Kolokasi sangat penting karena:

• Membuat kalimat terdengar lebih alami

  • Membantu meningkatkan kemampuan berbicara dan menulis
  • Mengurangi kesalahan tata bahasa dan pemilihan kata
  • Sering muncul dalam soal JLPT N4

Dengan mempelajari kolokasi kosakata N4, minasan tidak hanya menghafal arti kata, tetapi juga belajar bagaimana kata tersebut benar-benar digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, kita akan membahas berbagai jenis kolokasi yang sering muncul pada level N4 lengkap dengan contoh penggunaannya.

Misalnya, dalam bahasa Jepang kita mengatakan 写真を撮る (shashin o toru) untuk “mengambil foto”, bukan 写真をする. Atau 約束を守る (yakusoku o mamoru) untuk “menepati janji”. Meskipun arti setiap katanya bisa dipahami, pasangan katanya tidak bisa ditukar sembarangan.

Kolokasi
写真を撮る (shashin o toru) – mengambil foto

Pengertian Kolokasi dalam Bahasa Jepang

Kolokasi (コロケーション / korokēshon) adalah kombinasi dua kata atau lebih yang secara alami sering digunakan bersama dalam bahasa Jepang. Artinya, kata-kata tersebut “berpasangan tetap” dan terdengar wajar bagi penutur asli.

Dalam bahasa Jepang, tidak semua kata bisa digabungkan secara bebas meskipun artinya terlihat cocok. Ada pasangan tertentu yang sudah menjadi kebiasaan penggunaan.
Contoh Sederhana
• 写真を撮る (shashin o toru) → mengambil foto
• 電話をかける (denwa o kakeru) → menelepon
• 約束を守る (yakusoku o mamoru) → menepati janji
Kita tidak bisa mengganti kata kerjanya sembarangan meskipun secara arti mirip. Misalnya:

❌ 写真をする

✔️ 写真を撮る

Karena 撮る adalah pasangan alami untuk 写真.

Ciri-Ciri Kolokasi

  1. Sering muncul dalam percakapan sehari-hari
  2. Memiliki pasangan kata yang “tetap”
  3. Tidak selalu bisa diterjemahkan secara harfiah
  4. Biasanya berbentuk:
    • Kata benda + kata kerja
    • Kata sifat + kata benda
    • Kata + partikel tertentu

Mengapa Kolokasi Penting dalam Percakapan Sehari-hari?

Kolokasi sangat penting karena membantu kita berbicara secara alami dan lancar, bukan sekadar menerjemahkan kata per kata dari bahasa Indonesia.

Berikut alasannya:

1️⃣ Membuat Bahasa Terdengar Natural

Penutur asli Jepang menggunakan pasangan kata tertentu yang sudah menjadi kebiasaan.

Contoh:

• 写真を撮る (mengambil foto)

Bukan ❌ 写真をする

Jika salah pasangan, kalimat mungkin masih dimengerti, tetapi terdengar tidak alami.

2️⃣ Mengurangi Kesalahan Partikel

Banyak kolokasi memiliki partikel tetap, seperti:

• ~に興味がある

• ~を卒業する

Jika sudah hafal sebagai satu paket, minasan tidak akan mudah salah partikel.

3️⃣ Mempercepat Berbicara

Saat berbicara, minasan tidak perlu berpikir lama memilih kata. Karena sudah hafal dalam bentuk pasangan tetap, kalimat bisa keluar lebih cepat dan lancar.

4️⃣ Membantu dalam Ujian JLPT

Soal JLPT sering menguji kolokasi yang benar, terutama di level N4 dan N3.Jika memahami kolokasi, minasan lebih mudah memilih jawaban yang tepat.

Perbedaan Kolokasi dan Kosakata Biasa

Kolokasi KosakataBiasa
Gabungan kata yang sering muncul bersamaKata tunggal dengan arti tertentu
Dipelajari sebagai satu paketDipelajari secara terpisah
Tidak bisa diganti sembaranganBisa berdiri sendiri
Contoh: 写真を撮るContoh: 写真 (foto), 撮る (mengambil)

Tabel Kolokasi Kata Kerja + Kata Benda (N4)

Kata Benda + Kata KerjaArti
予約をする (yoyaku o suru)membuat reservasi
電話をかける (denwa o kakeru)menelepon
約束を守る (yakusoku o mamoru)mengambil foto
写真を撮る (shashin o toru)mengambil foto
音楽を聞く (ongaku o kiku)mendengarkan musik
宿題をする (shukudai o suru)mengerjakan PR
運動をする (undou o suru)berolahraga
掃除をする (souji o suru)membersihkan / melakukan bersih-bersih
勉強をする (benkyou o suru)belajar
買い物をする (kaimono o suru)berbelanja

Contoh kalimat:

  • 日本語を勉強をします。(Nihongo o benkyou o shimasu.) – Saya belajar bahasa Jepang.
  • この経験はとても勉強になります。(Kono keiken wa totemo benkyou ni narimasu.) -Pengalaman ini sangat berguna / bisa dipelajari.
  • 道を渡るときは気をつけてください。(Michi o wataru toki wa ki o tsukete kudasai.) – Hati-hati saat menyeberang jalan.
  • 窓のドアを開けます。(Mado no doa o akemasu.) – Saya membuka pintu jendela.
  • 毎朝シャツを着ます。(Maiasa shatsu o kimasu.) – Saya memakai kemeja setiap pagi.
1000512849
毎朝シャツを着ます。(Maiasa shatsu o kimasu.) – Saya memakai kemeja setiap pagi.
  • 明日までに宿題を出してください。(Ashita made ni shukudai o dashite kudasai.) – Tolong kumpulkan PR sebelum besok.
  • 音楽を聴きながら勉強します。(Ongaku o kikinagara benkyou shimasu.) – Saya belajar sambil mendengarkan musik.
  • 友達が荷物を運んでくれました。(Tomodachi ga nimotsu o hakonde kuremashita.) – Teman saya membantu membawa barang.
  • 母に手紙を送りました。(Haha ni tegami o okurimashita.) – Saya mengirim surat kepada ibu.
  • スーパーで買い物をします。(Suupaa de kaimono o shimasu.) – berbelanja di supermarket.

Tabel Kolokasi Kata Sifat + Kata Benda (Adjective + Noun)

Kata Sifat + Kata BendaArti
強い雨 (Tsuyoi ame)Hujan deras
大きな声 (Ookina koe) Suara keras
甘いお菓子 (Amai okashi)Kue manis
速い電車 (Hayai densha)Kereta cepat
忙しい一日 (Isogashii ichinichi)Hari yang sibuk
高い山(Takai yama)Gunung tinggi
きれいな部屋(Kirei na heya)Kamar bersih / rapi
古い本(Furui hon) Buku tua
小さい店(Chiisai mise)Toko kecil
難しい問題(Muzukashii mondai)Masalah yang sulit

Contoh Kalimat

  • 昨日は強い雨が降りました。(Kinou wa tsuyoi ame ga furimashita.) – Kemarin hujan deras.
  • 大きな声で話さないでください。(Ookina koe de hanasanaide kudasai.) – Tolong jangan bicara dengan suara keras.
  • 甘いお菓子が好きです。(Amai okashi ga suki desu.) – Saya suka kue manis.
  • 東京へ行くときは速い電車を使います。(Toukyou e iku toki wa hayai densha o tsukaimasu.) – Saat pergi ke Tokyo, saya menggunakan kereta cepat
  • 昨日は忙しい一日でした。(Kinou wa isogashii ichinichi deshita.) – Kemarin adalah hari yang sibuk.
1000512850
東京へ行くときは速い電車を使います。(Toukyou e iku toki wa hayai densha o tsukaimasu.) – Saat pergi ke Tokyo, saya menggunakan kereta cepat
  • 富士山は高い山です。(Fujisan wa takai yama desu.) – Gunung Fuji adalah gunung yang tinggi.
  • きれいな部屋で勉強します。(Kirei na heya de benkyou shimasu.) – Saya belajar di kamar yang bersih.
  • 図書館で古い本を読みました。(Toshokan de furui hon o yomimashita.) – Saya membaca buku tua di perpustakaan.
  • この通りには小さい店がたくさんあります。(Kono toori ni wa chiisai mise ga takusan arimasu.) – Di jalan ini banyak toko kecil.
  • この問題はとても難しいです。(Kono mondai wa totemo muzukashii desu.) – Masalah ini sangat sulit.

Tabel Kolokasi dengan Partikel yang Tetap

Kata / FrasaPartikelArti
~に間に合うniTepat waktu untuk / sampai tepat waktu
~に遅れるniTerlambat untuk
~に興味があるniTertarik pada
~を卒業するoLulus dari
~に参加するniBerpartisipasi dalam
~に慣れるniTerbiasa dengan
~を気にするoMemperhatikan / peduli pada
~に夢中になるniTerserap / sangat menyukai sesuatu

Contoh Kalimat

  • バスに間に合いました。(Basu ni maniaimashita.) – Saya tepat waktu naik bus.
  • 授業に遅れました。(Jugyou ni okuremashita.) – Saya terlambat ke kelas.
  • 日本の文化に興味があります。(Nihon no bunka ni kyoumi ga arimasu.) – Saya tertarik pada budaya Jepang.
  • 来年大学を卒業します。(Rainen daigaku o sotsugyou shimasu.) – Tahun depan saya lulus dari universitas.
  • 明日のパーティーに参加します。(Ashita no paatii ni sanka shimasu.) – Saya akan ikut pesta besok.
1000512854
授業に遅れました。(Jugyou ni okuremashita.) – Saya terlambat ke kelas.
  • 新しい仕事に慣れました。(Atarashii shigoto ni nare mashita.) – Saya sudah terbiasa dengan pekerjaan baru.
  • 他人の目を気にしすぎないで。(Tanin no me o ki ni shisuginaide.) – Jangan terlalu memikirkan pandangan orang lain.
  • ゲームに夢中になっています。(Geemu ni muchuu ni natteimasu.) – Saya sedang sangat terobsesi dengan game.

Tabel Kolokasi Sehari-hari (N4)

KanjiRomajiArti
風邪をひくKaze o hikuMasuk angin / flu
お金を払うOkane o harauMembayar uang
手伝ってくれるTetsudatte kureruMembantu (untuk saya)
電気をつけるDenki o tsukeruMenyalakan lampu
電気を消すDenki o kesuMematikan lampu
道を渡るMichi o wataruMenyeberang jalan
ドアを開けるDoa o akeruMembuka pintu
シャツを着るShatsu o kiruMemakai kemeja
宿題を出すShukudai o dasuMengumpulkan tugas
荷物を運ぶNimotsu o hakobuMembawa barang bawa
手紙を送るTegami o okuruMengirim surat
買い物をするKaimono o suruBerbelanja

Contoh Kalimat

  • 昨日風邪をひきました。(Kinou kaze o hikimashita.) – Kemarin saya masuk angin.
  • スーパーでお金を払いました。(Suupaa de okane o haraimashita.) – Saya membayar di supermarket
  • 友達が宿題を手伝ってくれました。(Tomodachi ga shukudai o tetsudatte kuremashita.) – Teman saya membantu mengerjakan PR.
  • 部屋の電気をつけます。(Heya no denki o tsukemasu.) – Saya menyalakan lampu di kamar.
  • 寝る前に電気を消してください。(Neru mae ni denki o keshite kudasai.) – Tolong matikan lampu sebelum tidur.
1000512853
部屋の電気をつけます。(Heya no denki o tsukemasu.) – Saya menyalakan lampu di kamar.
  • 横断歩道で道を渡ります。(Oudan hodou de michi o watarimasu.) – Saya menyeberang jalan di zebra cross.
  • ドアを開けてください。(Doa o akete kudasai.) -Tolong buka pintunya.

Tabel Ekspresi Umum (Idiomatic Collocation)

EkspresiRomajiArti / Penjelasan
頭が痛いAtama ha itai Pusing/bingung ( secara idiom:”sulit atau merepotkan”)
手を貸すTe o kasuMembantu/ menolong seseorang
足が速いAshi ga hayaiCepat berlari/orang terkenal cepat terkenal (idiom figuratif)
顔が広いKao ga hiroiMemiliki banyak kenalan/dikenal banyak orang
耳にするMimi ni suruMendengar sesuatu secara tidak langsung/kabar
目が覚めるMe ga sameruTerbangun/ tersadar akan sesuatu
心を込めるKokoro o komeMelakukan sesuatu dengan sepenuh hati
気をつけるKi o tsukeruHati-hati/
memperhatikan sesuatu
腹が立つHara ga tatsuMarah/kesal
気がするKi ga suruRasanya/terasa (intuisi atau perasaan)

Contoh Kalimat

    • 今日の宿題は多すぎて頭が痛いです。(Kyou no shukudai wa oosugite atama ga itai desu.) – PR hari ini terlalu banyak, jadi pusing.
    • 引っ越しを手伝ってくれる?(Hikkoshi o tetsudatte kureru?) – Bisa tolong bantu pindahan?
    • 彼は足が速いです。(Kare wa ashi ga hayai desu.) – Dia lari cepat.
    • 田中さんは顔が広いですね。(Tanaka-san wa kao ga hiroi desu ne.) – Pak Tanaka dikenal oleh banyak orang, ya.
    • ニュースでその話を耳にしました。(Nyuusu de sono hanashi o mimi ni shimashita.) – Saya mendengar cerita itu di berita.
    1000512855
    引っ越しを手伝ってくれる?(Hikkoshi o tetsudatte kureru?) – Bisa tolong bantu pindahan?
    • 朝のコーヒーで目が覚めました。(Asa no koohii de me ga samemashita.) – Kopi pagi membuat saya terbangun.
    • この手紙は心を込めて書きました。(Kono tegami wa kokoro o komete kakimashita.) – Saya menulis surat ini dengan sepenuh hati.
    • 道で車に気をつけてください。(Michi de kuruma ni ki o tsukete kudasai.) – Hati-hati dengan mobil saat menyeberang jalan.
    • そんなことを言われて腹が立ちました。(Sonna koto o iwarete hara ga tachimashita.) – Saya marah karena dikatakan hal seperti itu.
    • 今日は雨が降りそうな気がします。(Kyou wa ame ga furisou na ki ga shimasu.) – Rasanya hari ini akan hujan.

    Kesalahan Umum dalam Menggunakan Kolokasi

    Saat belajar kolokasi bahasa Jepang (N4), banyak pelajar melakukan kesalahan karena menerjemahkan langsung dari bahasa Indonesia atau belum terbiasa dengan pasangan kata yang alami. Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi beserta penjelasannya.

    1️⃣ Salah Memilih Kata Kerja

    ❌ 写真をする

    ✔️ 写真を撮る (shashin o toru) → mengambil foto

    Penjelasan: Kata kerja 撮る (toru) adalah pasangan tetap untuk 写真 (foto). Tidak bisa diganti dengan する.

    2️⃣ Menggunakan Kata Kerja yang Secara Arti Mirip, Tapi Tidak Cocok

    ❌ 電話を話す

    ✔️ 電話をかける (denwa o kakeru) → menelepon

    Penjelasan: 話す berarti “berbicara”, tetapi untuk “menelepon” harus menggunakan かける.

    3️⃣ Salah Partikel

    ❌ 日本の文化を興味があります

    ✔️ 日本の文化に興味があります (Nihon no bunka ni kyoumi ga arimasu) → Tertarik pada budaya Jepang

    Penjelasan: Frasa 興味がある selalu menggunakan partikel に, bukan を.

    4️⃣ Menggandakan Partikel を

    ❌ 日本語を勉強をします

    ✔️ 日本語を勉強します(Nihongo o benkyou shimasu) → Belajar bahasa Jepang

    Penjelasan: Jika sudah ada objek utama (日本語), tidak perlu menambahkan を lagi sebelum 勉強します.

    5️⃣ Menerjemahkan Secara Harfiah dari Bahasa Indonesia

    Contoh:

    “Ambil foto” → bukan berarti pakai kata kerja “mengambil” biasa, tapi harus tahu pasangan tetapnya:

    ✔️ 写真を撮る

    Kolokasi dalam bahasa Jepang sering tidak bisa ditebak hanya dari arti kata per kata.

    6️⃣ Salah Menggunakan Bentuk Kata Sifat (i / na)

    ❌ きれい部屋

    ✔️ きれいな部屋 (kirei na heya) → kamar bersih

    Penjelasan: Kata sifat na seperti きれい harus ditambah な sebelum kata benda.

    Tips Mudah Menghafal Kolokasi N4

    Menghafal kolokasi tidak cukup hanya membaca daftar kata. Supaya lebih efektif dan tahan lama di ingatan, minasan perlu strategi yang tepat. Berikut beberapa tips praktis yang bisa langsung minasan terapkan

    1️⃣ Hafalkan Sebagai “Paket”, Bukan Kata Terpisah

    Jangan hafalkan kata satu per satu.

    ❌ 写真 (foto) + 撮る (mengambil)

    ✔️ 写真を撮る (shashin o toru) → mengambil foto

    Anggap kolokasi sebagai satu unit makna, seperti satu kosakata baru.

    2️⃣ Buat Kalimat Sederhana

    Setelah menghafal, langsung gunakan dalam kalimat.

    Contoh:

    毎日日本語を勉強します。(Mainichi nihongo o benkyou shimasu.) – Saya belajar bahasa Jepang setiap hari.

    Semakin sering dipakai dalam kalimat, semakin kuat ingatanmu.

    1000512856
    毎日日本語を勉強します。(Mainichi nihongo o benkyou shimasu.) – Saya belajar bahasa Jepang setiap hari.

    3️⃣ Kelompokkan Berdasarkan Tema

    Belajar akan lebih mudah jika dibagi berdasarkan topik, misalnya:

    • 🏠 Rumah → 電気をつける, 掃除をする
    • 🏫 Sekolah → 宿題を出す, 勉強をする
    • 🚶 Jalan → 道を渡る, 気をつける

    Otak lebih mudah mengingat informasi yang terstruktur.

    4️⃣ Perhatikan Partikel Tetap

    Banyak kolokasi bergantung pada partikel seperti に dan を.

    Contoh:

    日本の文化に興味がある

    大学を卒業する

    Biasakan menghafal bersama partikelnya agar tidak salah saat membuat kalimat.

    5️⃣ Gunakan Flashcard (Depan–Belakang)

    • Depan: 約束を守る
    • Belakang: Menepati janji
    • Atau sebaliknya. Bisa juga ditambah contoh kalimat singkat agar lebih efektif.

    6️⃣ Latihan Percakapan Mini

    Buat dialog pendek menggunakan kolokasi.

    Contoh:

    A: もう宿題を出しましたか?

    B: はい、さっき出しました。

    Latihan seperti ini membuat kolokasi terasa alami.

    7️⃣ Ulangi Secara Berkala (Spaced Repetition)

    Ulangi setelah:

    • 1 hari
    • 3 hari
    • 1 minggu
    • Pengulangan berkala membantu memindahkan informasi ke ingatan jangka panjang.

    Kesimpulan

    Kolokasi adalah pasangan kata yang secara alami sering digunakan bersama dalam bahasa Jepang. Dalam level JLPT N4, kolokasi sangat penting karena membantu kita memahami bagaimana kata benar-benar dipakai dalam percakapan sehari-hari, bukan hanya mengetahui artinya saja.

    Belajar kosakata tanpa kolokasi membuat kalimat terdengar kaku atau tidak alami. Sebaliknya, dengan menghafal kolokasi sebagai satu paket (kata + partikel + pasangan katanya), kita bisa:

    ✅ Berbicara lebih lancar dan natural

    ✅ Mengurangi kesalahan partikel

    ✅ Lebih mudah memahami percakapan asli

    ✅ Lebih siap menghadapi soal JLPT

    Intinya, kosakata memberi kita arti, tetapi kolokasi memberi kita cara penggunaan yang benar.


    Jadi, saat belajar bahasa Jepang, biasakan untuk tidak hanya menghafal satu kata, tetapi juga pasangan tetapnya dalam kalimat. Dengan begitu, kemampuan bahasa Jepangmu akan berkembang lebih cepat dan terdengar lebih alami. Kalau minasan ingin mengenal lebih banyak tentang budaya, bahasa, dan kuliner Jepang lainnya, jangan lupa untuk terus membaca artikel menarik di Pandaikotoba, dan ikuti Instagram-nya untuk update harian seputar kosakata, budaya, dan filosofi hidup ala Jepang yang inspiratif.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *