Bahasa Jepang,  JLPT N4,  Tata Bahasa N4

Belajar JLPT N4: Penggunaan でございます (De Gozaimasu) dalam Situasi Formal

Dalam mempelajari bahasa Jepang untuk level JLPT N4, kita tidak hanya dituntut memahami pola kalimat dasar, tetapi juga mengenal tingkat kesopanan dalam berbicara. Salah satu bentuk yang sering muncul dalam situasi formal adalah でございます (de gozaimasu).

Bentuk ini merupakan versi yang lebih sopan dari です (desu) dan biasanya digunakan dalam pengumuman resmi, pelayanan pelanggan, lingkungan kerja, serta situasi yang menuntut bahasa hormat. Meskipun dalam percakapan sehari-hari kita lebih sering mendengar です, memahami でございます akan membantu kita mengenali nuansa formal dalam bahasa Jepang.

Melalui pembahasan ini, kita akan mempelajari fungsi, pola kalimat, serta contoh penggunaan でございます dalam situasi formal agar lebih siap menghadapi soal JLPT N4 maupun komunikasi nyata dalam konteks resmi.

でございます
こちらは田中でございます。(Kochira wa Tanaka de gozaimasu.) – Perkenalkan, saya Tanaka. (sangat sopan)

Pengertian でございます (De Gozaimasu)

でございます (de gozaimasu) adalah bentuk sangat sopan dari です (desu) dalam bahasa Jepang. Ungkapan ini digunakan untuk menyatakan sesuatu secara formal, terutama dalam situasi resmi, pelayanan pelanggan, atau lingkungan bisnis.

Secara struktur, でございます berasal dari:

  • で (bentuk penghubung dari だ / desu dalam bentuk sopan)
  • ございます, yaitu bentuk sopan dari kata kerja ある (aru – “ada”)

Karena termasuk dalam ragam bahasa hormat (keigo), でございます sering digunakan ketika berbicara kepada:

  • Atasan
  • Pelanggan
  • Orang yang lebih dihormati
  • Audiens dalam acara resmi

Perbedaan Tingkat Kesopanan

  • だ → informal
  • です → sopan
  • でございます → sangat sopan / formal

Contoh Kalimat

  • こちらは田中でございます。(Kochira wa Tanaka de gozaimasu.) – Perkenalkan, saya Tanaka. (sangat sopan)
  • 本日は晴れでございます。(Honjitsu wa hare de gozaimasu.) – Hari ini cuacanya cerah. (pengumuman formal)

Meskipun jarang digunakan dalam percakapan santai sehari-hari, memahami でございます penting untuk mengenali bahasa formal yang sering muncul dalam pengumuman, layanan publik, dan situasi bisnis di Jepang.

Perbedaan です dan でございます

Dalam bahasa Jepang, です (desu) dan でございます (de gozaimasu) sama-sama digunakan untuk mengakhiri kalimat nominal (kata benda dan kata sifat na). Namun, keduanya memiliki tingkat kesopanan dan nuansa yang berbeda.

1. Tingkat Kesopanan

  • です → Bentuk sopan standar (teineigo)
  • でございます → Bentuk sangat sopan / lebih formal (keigo)

Urutan tingkat kesopanan:
だ → です → でございます

2. Situasi Penggunaan

です digunakan dalam:

  • Percakapan sehari-hari yang sopan
  • Berbicara dengan guru
  • Berbicara dengan orang yang baru dikenal
  • Situasi umum yang tidak terlalu resmi

Contoh:
これは本です。(Kore wa hon desu.) – Ini adalah buku.

でございます digunakan dalam:

  • Pengumuman resmi
  • Dunia bisni
  • Pelayanan pelanggan
  • Pidato atau acara formal

Contoh:
こちらは当店の新商品でございます。(Kochira wa tōten no shinshōhin de gozaimasu.) – Ini adalah produk baru toko kami. (sangat sopan)

3. Nuansa dan Kesan

  • です terdengar natural dan umum digunakan.
  • でございます terdengar lebih formal, profesional, dan resmi.

Jika digunakan dalam percakapan santai dengan teman, でございます bisa terdengar kaku atau berlebihan.

OIG1.DC4cRr AyZ
こちらは当店の新商品でございます。(Kochira wa tōten no shinshōhin de gozaimasu.) – Ini adalah produk baru toko kami. (sangat sopan)

Pola Kalimat Menggunakan でございます

でございます (de gozaimasu) digunakan untuk membuat kalimat menjadi sangat sopan dalam situasi formal. Secara umum, pola ini dipakai setelah kata benda dan kata sifat na.

1. Kata Benda + でございます

Rumus:

Kata Benda + でございます

Digunakan untuk menyatakan identitas atau penjelasan secara sangat sopan.

Contoh:

  • 私は山本でございます。(Watashi wa Yamamoto de gozaimasu.) – Saya adalah Yamamoto. (sangat sopan)
  • こちらは会議室でございます。(Kochira wa kaigishitsu de gozaimasu.) – Ini adalah ruang rapat.

2. Kata Sifat な + でございます

Rumus:

Kata sifat na + でございます

Digunakan untuk menjelaskan keadaan atau sifat dengan tingkat formal tinggi.

Contoh:

  • このホテルは有名でございます。(Kono hoteru wa yūmei de gozaimasu.) – Hotel ini terkenal. (formal)
  • とても便利でございます。(Totemo benri de gozaimasu.) – Sangat praktis / nyaman. (formal)

3. Bentuk Negatif でございます

Dalam situasi formal, bentuk negatifnya menjadi:

Kata benda / kata sifat na + ではございません

Contoh:

それは問題ではございません。(Sore wa mondai dewa gozaimasen.) – Itu bukan masalah. (sangat sopan)

4. Catatan Penting

  • Tidak digunakan untuk kata sifat い secara langsung.
  • Biasanya muncul dalam pengumuman resmi, pelayanan pelanggan, atau bahasa bisnis.
  • Dalam percakapan sehari-hari, cukup menggunakan です.
OIG2 6
それは問題ではございません。(Sore wa mondai dewa gozaimasen.) – Itu bukan masalah. (sangat sopan)

Struktur Dasar Kalimat でございます

Dalam tata bahasa Jepang level N4, でございます (de gozaimasu) digunakan untuk membuat kalimat menjadi sangat sopan. Berikut struktur dasarnya:

1. Kata Benda + でございます

Pola:

N (kata benda) + でございます

Digunakan untuk menyatakan identitas atau penjelasan secara formal.

Contoh:

  • 私は佐藤でございます。(Watashi wa Satō de gozaimasu.) – Saya adalah Sato.
  • こちらは受付でございます。(Kochira wa uketsuke de gozaimasu.) – Ini adalah bagian resepsionis.

2. Kata Sifat な + でございます

Pola:

Kata sifat な (tanpa な) + でございます

Digunakan untuk menjelaskan keadaan atau sifat dengan nuansa sangat sopan.

Contoh:

  • この部屋は静かでございます。(Kono heya wa shizuka de gozaimasu.) – Kamar ini tenang.
  • とても便利でございます。(Totemo benri de gozaimasu.) – Sangat praktis.

Bentuk Negatif

Pola:

N / Kata sifat な + ではございません

Contoh:

それは問題ではございません。(Sore wa mondai dewa gozaimasen.) –  Itu bukan masalah.

Catatan Penting

  • Tidak digunakan langsung setelah kata sifat い (harus diubah dulu jika ingin sangat formal).
  • Biasanya dipakai dalam pengumuman resmi, layanan pelanggan, atau bahasa bisnis.
  • Dalam percakapan sehari-hari cukup menggunakan です.

Contoh Kalimat dalam Situasi Formal

1. Pengumuman Resmi

    Digunakan dalam pengumuman di stasiun, acara, atau tempat umum.

    • 本日は休業日でございます。(Honjitsu wa kyūgyōbi de gozaimasu.) – Hari ini adalah hari libur operasional.
    • 次の電車は10時発でございます。(Tsugi no densha wa jū-ji hatsu de gozaimasu.) – Kereta berikutnya berangkat pukul 10.

    2.  Pelayanan Pelanggan

    Sering digunakan oleh staf toko, hotel, atau restoran untuk berbicara kepada pelanggan.

    • こちらがメニューでございます。(Kochira ga menyū de gozaimasu.) – Ini adalah menu kami.
    • お客様のご注文はこちらでございます。(O-kyaku-sama no go-chūmon wa kochira de gozaimasu.) –  Ini adalah pesanan Anda.
    • 申し訳ございません。(Mōshiwake gozaimasen.) – Mohon maaf. (sangat sopan)
    OIG3 2
    お客様のご注文はこちらでございます。(O-kyaku-sama no go-chūmon wa kochira de gozaimasu.) –  Ini adalah pesanan Anda.

    3. Lingkungan Kerja

    Digunakan dalam situasi profesional atau komunikasi bisnis.

    • 私は営業部の田中でございます。(Watashi wa eigyōbu no Tanaka de gozaimasu.) – Saya Tanaka dari divisi pemasaran.
    • 会議は3階でございます。(Kaigi wa san-gai de gozaimasu.) – Rapat berada di lantai 3.

    4. Acara Formal

    Digunakan dalam pidato, seminar, atau acara resmi.

    • 本日はお忙しい中、誠にありがとうございます。司会の山本でございます。(Honjitsu wa o-isogashii naka, makoto ni arigatō gozaimasu. Shikai no Yamamoto de gozaimasu.) – Terima kasih atas kehadiran Anda hari ini. Saya Yamamoto selaku pembawa acara.
    • こちらが本日の資料でございます。(Kochira ga honjitsu no shiryō de gozaimasu.) –  Ini adalah materi hari ini.

    Penggunaan でございます dalam Dunia Bisnis (Keigo Dasar)

    Dalam dunia bisnis di Jepang, penggunaan bahasa yang sopan atau keigo (敬語) sangat penting untuk menunjukkan rasa hormat kepada atasan, klien, dan pelanggan. Salah satu bentuk yang sering digunakan adalah でございます (de gozaimasu), yaitu bentuk sangat sopan dari です.

    Meskipun pada level JLPT N4 minasan belum mempelajari keigo secara mendalam, mengenal でございます akan membantumu memahami percakapan formal di lingkungan kerja.

    1. Digunakan Saat Memperkenalkan Diri

      • Dalam situasi bisnis, memperkenalkan diri dengan bahasa yang sangat sopan adalah hal yang umum.
        • 私は営業部の鈴木でございます。(Watashi wa eigyōbu no Suzuki de gozaimasu.) – Saya Suzuki dari divisi pemasaran.
      • Bentuk ini terdengar lebih profesional dibandingkan hanya menggunakan です.

      2. Digunakan dalam Pelayanan kepada Klien

      Saat berbicara dengan pelanggan atau klien, staf perusahaan sering menggunakan でございます untuk menunjukkan rasa hormat.

      • こちらが弊社の新製品でございます。(Kochira ga heisha no shinseihin de gozaimasu.) – Ini adalah produk baru perusahaan kami.
      • 会議室は5階でございます。(Kaigishitsu wa go-kai de gozaimasu.) – Ruang rapat berada di lantai 5.

      3. Digunakan dalam Presentasi dan Pengumuman Internal

      • Dalam presentasi resmi atau pengumuman perusahaan, bentuk ini membantu menciptakan kesan formal dan profesional.
        • 本日の担当は私でございます。(Honjitsu no tantō wa watashi de gozaimasu.) – Penanggung jawab hari ini adalah saya.

      4. Hubungannya dengan Keigo

      でございます termasuk dalam teineigo (丁寧語), yaitu bahasa sopan, tetapi dengan tingkat formalitas yang lebih tinggi dibandingkan です. Dalam dunia bisnis Jepang, penggunaan bentuk seperti ini menunjukkan:

      • Kesopanan
      • Profesionalisme
      • Rasa hormat terhadap lawan bicara
      OIG2 7
      本日の担当は私でございます。(Honjitsu no tantō wa watashi de gozaimasu.) – Penanggung jawab hari ini adalah saya.

      Kesalahan Umum dalam Menggunakan でございます

      Meskipun でございます (de gozaimasu) terlihat sederhana, banyak pembelajar bahasa Jepang melakukan kesalahan saat menggunakannya. Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi:

      1. Menggunakan pada Situasi yang Terlalu Santai

      Kesalahan paling umum adalah memakai でございます saat berbicara dengan teman atau keluarga.

      ❌ 今日は休みでございます。 (kepada teman)
      Kalimat ini terdengar terlalu kaku dan berlebihan.

      ✔ 今日は休みです。(Kyou wa yasumi desu.) – Hari ini libur.

      Tips: Gunakan でございます hanya dalam situasi formal atau profesional.

      2. Menggunakan Langsung Setelah Kata Sifat い

      Kata sifat い tidak bisa langsung ditambahkan でございます.

      ❌ この本は面白いでございます。 (salah)

      Karena 面白い adalah kata sifat い, tidak bisa langsung memakai でございます.

      ✔ この本は面白いです。 (lebih natural)
      ✔ 面白いものでございます。 (bentuk sangat formal, lebih kompleks)

      Untuk level N4, cukup gunakan です pada kata sifat い.

      3. Salah Membentuk Kalimat Negatif

      Bentuk negatif dari でございます adalah:

      ではございません

      Beberapa pembelajar keliru mengubahnya menjadi bentuk yang tidak tepat.

      ❌ でございませんです。 (salah)
      ✔ ではございません。 (benar)

      Contoh:
      それは問題ではございません。(Sore wa mondai dewa gozaimasen.) – Itu bukan masalah.

      4. Mengira Semua Keigo Menggunakan でございます

      • Tidak semua kalimat formal harus memakai でございます. Kadang penggunaan berlebihan justru terdengar tidak natural.
      • Bahasa Jepang memiliki berbagai bentuk keigo, dan でございます hanya salah satu bentuk sopan untuk kalimat nominal.

      5.  Menganggap でございます Wajib untuk JLPT N4

      Pada JLPT N4, bentuk ini biasanya hanya diuji sebagai bentuk sopan yang perlu dikenali, bukan untuk penggunaan kompleks seperti dalam bisnis tingkat tinggi.

      Kapan Sebaiknya Tidak Menggunakan でございます?

      Meskipun でございます (de gozaimasu) adalah bentuk yang sangat sopan, tidak semua situasi membutuhkan tingkat formalitas setinggi itu. Menggunakannya secara tidak tepat bisa membuat percakapan terdengar kaku, berlebihan, atau tidak natural.

      Berikut beberapa situasi di mana sebaiknya tidak menggunakan でございます:

      1. Percakapan dengan Teman atau Keluarga

        Dalam situasi santai, cukup gunakan bentuk biasa atau bentuk sopan standar (です).

        ❌ 今日は暇でございます。 (terlalu formal untuk teman)
        ✔ 今日は暇です。(Kyou wa hima desu.) – Hari ini saya senggang.

        2. Percakapan Sehari-hari yang Tidak Resmi

        Saat berbicara dengan teman sekelas atau rekan sebaya dalam suasana santai, penggunaan でございます terdengar terlalu kaku.

        Contoh yang lebih natural:
        これは私のノートです。(Kore wa watashi no nōto desu.) – Ini adalah buku catatan saya.

        3. Saat Menggunakan Kata Sifat い (Level Dasar)

        Untuk pembelajar N4, kata sifat い sebaiknya tetap menggunakan です, bukan dipaksakan menjadi bentuk sangat formal.

        ✔ この映画は面白いです。(Kono eiga wa omoshiroi desu.) – Film ini menarik.

        Menggunakan でございます pada level dasar bisa membingungkan dan terdengar tidak natural.

        4. Situasi yang Tidak Membutuhkan Bahasa Bisnis

        Jika tidak berada dalam:

        • Presentasi resmi
        • Pelayanan pelanggan
        • Pidato formal
        • Lingkungan kerja profesional
        • Maka penggunaan です sudah cukup.

        Latihan Soal JLPT N4 tentang でございます

        A. Pilihan Ganda

        1. Bentuk yang paling sopan untuk kalimat berikut adalah…
        私は田中(   )。

        A. だ
        B. です
        C. でございます
        D. である

        Jawaban

        C →  私は田中でございます。(Watashi wa Tanaka de gozaimasu.) – Sangat sopan, cocok untuk situasi formal.

        2. Bentuk negatif yang benar adalah…
        それは問題(   )。

        A. でございませんです
        B. ではございません
        C. でございますません
        D. ではありませんございます

        Jawaban

        B → それは問題ではございません。(Sore wa mondai dewa gozaimasen.) – Itu bukan masalah.

        3. Kalimat yang tepat dalam pengumuman resmi adalah

        A. 次の電車は10時です。
        B. 次の電車は10時だ。
        C. 次の電車は10時でございます。
        D. 次の電車は10時だよ。

        Jawaban

        C (Bentuk paling formal untuk pengumuman.)

         B. Isian Singkat

        4. Ubah kalimat berikut menjadi bentuk sangat sopan:
        こちらは会議室です。
        → こちらは会議室(      )。

        Jawaban

        でございます→ こちらは会議室でございます。

        5. Lengkapi kalimat berikut dengan bentuk negatif yang tepat:
        本日は休業日(      )。

        Jawaban

        ではございません → 本日は休業日ではございません。
        (Hari ini bukan hari libur operasional.)

        Kesimpulan

        Bentuk でございます (de gozaimasu) merupakan versi sangat sopan dari です yang digunakan dalam situasi formal seperti pengumuman resmi, pelayanan pelanggan, lingkungan kerja, dan acara formal. Pada level JLPT N4, bentuk ini penting untuk dikenali karena sering muncul dalam konteks percakapan profesional atau bahasa bisnis dasar.

        Perbedaan utama antara です dan でございます terletak pada tingkat kesopanan dan nuansa formalitasnya. Untuk percakapan sehari-hari, です sudah cukup dan terdengar natural. Sementara itu, でございます digunakan ketika ingin menunjukkan rasa hormat yang lebih tinggi.

        Selain memahami pola dasarnya (kata benda + でございます dan kata sifat な + でございます), penting juga mengetahui bentuk negatifnya yaitu ではございません, serta menghindari kesalahan umum seperti penggunaan dalam situasi santai atau pada kata sifat い secara langsung.


        Dengan memahami penggunaan でございます, minasan tidak hanya lebih siap menghadapi soal JLPT N4, tetapi juga lebih peka terhadap perbedaan tingkat kesopanan dalam komunikasi bahasa Jepang.Kalau minasan ingin mengenal lebih banyak tentang budaya, bahasa, dan kuliner Jepang lainnya, jangan lupa untuk terus membaca artikel menarik di Pandaikotoba, dan ikuti Instagram-nya untuk update harian seputar kosakata, budaya, dan filosofi hidup ala Jepang yang inspiratif.

        Leave a Reply

        Your email address will not be published. Required fields are marked *