Bahasa Jepang,  JLPT N3,  Tata Bahasa Jepang,  Tata Bahasa N3

JLPT N3: Yuk Belajar Tata Bahasa 〜たとたん (ta totan)

Hai Minasan~! Dalam bahasa Jepang terdapat banyak tata bahasa yang digunakan untuk menyatakan urutan waktu atau hubungan sebab-akibat yang terjadi secara langsung. Salah satu tata bahasa yang sering muncul dalam soal JLPT N3 terutama pada bagian dokkai (reading) dan bunpou (grammar), adalah 〜たとたん (ta totan).

Tata bahasa ini kelihatannya sederhana, tapi memiliki nuansa makna yang cukup spesifik dan tidak bisa digunakan secara sembarangan lho. Banyak dari kita sebagai pembelajar bahasa Jepang keliru menggunakan tata bahasa 〜たとたん (ta totan) untuk semua kejadian yang “terjadi setelah itu”, padahal sebenarnya tata bahasa punya batasan waktu, konteks, dan jenis peristiwa tertentu yang perlu dipahami.

Pandai Kotoba pada artikel ini memberikan penjelasan lengkap mengenai tata bahasa JLPT N3 〜たとたん (ta totan) mulai dari arti, struktur kalimat, penggunaan, dan dilengkapi banyak contoh kalimat yang cocok dalam konteks kehidupan sehari-hari. Tanpa perlu berlama-lama lagi, yuk kita belajar di bawah ini.

jlptn3 tatotan pandaikotoba
JLPT N3: Tata Bahasa 〜たとたん (ta totan)
Characters made by irasutoya.com

JLPT N3: Yuk Belajar Tata Bahasa 〜たとたん (ta totan)

Arti

Tata bahasa JLPT N3 〜たとたん (ta totan) dalam bahasa Indonesia artinya “begitu…, langsung…”, atau “segera setelah…, langsung terjadi…”. Tata bahasa ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu peristiwa langsung terjadi tepat setelah peristiwa sebelumnya dan tanpa jeda waktu yang terasa.

Ada beberapa ciri penting yang selalu melekat pada tata bahasa JLPT N3 〜たとたん (ta totan), di antaranya adalah peristiwa kedua terjadi seketika, waktu antara dua peristiwa sangat singkat, kejadian kedua sering bersifat tiba-tiba atau tidak terduga, dan biasanya berupa kejadian di luar kehendak pembicara

Dengan kata lain, tata bahasa ini menekankan kesan “langsung terjadi” dan “mendadak”.

Susunan Kalimat

Kata Kerja Bentuk Lampau (た/ta) + とたん (totan)
Kata Kerja Bentuk Lampau (た/ta) + とたんに (totan ni)

Misal:
開ける (akeru) = membuka
開ける → 開けたとたん
(akeru) → (aketa totan)
ドアを開けたとたん、猫が飛び出した (doa o aketa totan, neko ga tobidashita) = Begitu saya membuka pintu, kucingnya langsung melompat

消す (kesu) = mematikan (contoh: lampu)
消す → 消したとたんに
(kesu) → (keshita totan ni)
電気を消したとたんに、部屋が静かになった (denki o keshita totanni, heya ga shizuka ni natta) = Begitu saya mematikan lampu, ruangannya langsung menjadi sunyi

Jenis kata kerja yang umum digunakan dengan tata bahasa JLPT N3 〜たとたん (ta totan) biasanya berupa kata kerja tindakan fisik dan kata kerja yang menandai suatu momen jelas. Contohnya adalah 開ける (akeru) artinya “membuka”, 出る (deru) artinya “keluar”, 座る (suwaru) artinya “duduk”, 入る (hairu) artinya “masuk”, dan 着く (tsuku) artinya “tiba”.

Penggunaan dan Contoh Kalimat

Seperti yang sudah dijelaskan secara singkat di atas, tata bahasa JLPT N3 〜たとたん (ta totan) digunakan untuk menyatakan bahwa suatu peristiwa langsung terjadi tepat setelah peristiwa sebelumnya dan tanpa jeda waktu yang terasa. Untuk lebih jelasnya apa saja penggunaannya dari tata bahasa ini, berikut di bawah ini terdapat 4 macam penggunaannya dan masing-masing ada contoh kalimatnya juga ya.

1. Kejadian Terjadi Tepat Seketika (Tanpa Jeda Waktu)

Tata bahasa JLPT N3 〜たとたん (ta totan) pada konteks ini digunakan untuk menyatakan bahwa kejadian kedua terjadi tepat pada momen tindakan pertama selesai. Hampir tidak ada waktu jeda yang bisa dirasakan. Berikut di bawah ini ada 5 contoh kalimatnya yang bisa langsung dipelajari:

ドアを閉めたとたん、後ろから声が聞こえた。
Doa o shimeta totan, ushiro kara koe ga kikoeta.
Begitu pintu ditutup, langsung terdengar suara dari belakang.

door close
ドア (doa) = pintu
irasutoya.com

電気を消したとたんに、部屋が真っ暗になった。
Denki o keshita totan ni, heya ga makkura ni natta. 
Begitu lampu dimatikan, ruangan langsung gelap.

家を出たとたん、雨が降り始めた。
Ie o deta totan, ame ga furihajimeta.
Begitu saya keluar rumah, hujan langsung mulai turun.

ボタンを押したとたん、機械が動き出した。
Botan o oshita totan, kikai ga ugokidashita.
Begitu tombol ditekan, mesin langsung bergerak.

席に座ったとたん、名前を呼ばれた。
Seki ni suwatta totan, namae o yobareta.
Begitu duduk, namanya langsung dipanggil.

2. Kejadian Mendadak dan Tidak Terduga

Tata bahasa JLPT N3 〜たとたん (ta totan) sering digunakan ketika kejadian kedua bersifat tiba-tiba dan di luar dugaan pembicara. Hal ini memberikan kesan dramatis atau mengejutkan. Jika kejadian kedua sudah diperkirakan sebelumnya, nuansa tata bahasa ini akan melemah. Berikut di bawah ini ada 5 contoh kalimatnya yang bisa langsung dipelajari:

窓を開けたとたん、強い風が吹き込んできた。
Mado o aketa totan, tsuyoi kaze ga fukikonde kita. 
Begitu jendela dibuka, angin kencang langsung masuk.

外に出たとたん、急に雷が鳴り出した。
Soto ni deta totan, kyuu ni kaminari ga naridashita.
Begitu keluar rumah, tiba-tiba petir langsung berbunyi.

彼は舞台に立ったとたん、緊張して声が出なくなった。
Kare wa butai ni tatta totan, kinchou shite koe ga denaku natta.
Begitu naik ke panggung, dia langsung tegang dan tidak bisa bersuara.

目を閉じたとたん、昔の記憶が浮かんできた。
Me o tojita totan, mukashi no kioku ga ukande kita.
Begitu memejamkan mata, kenangan lama langsung muncul.

ドアを開けたとたんに、犬が飛び出してきた。
Doa o aketa totan ni, inu ga tobidashite kita.
Begitu pintu dibuka, anjing langsung melompat keluar.

3. Kejadian di Luar Kehendak atau Kontrol Subjek

Salah satu batasan penting dari tata bahasa JLPT N3 〜たとたん (ta totan) adalah kejadian kedua bukan tindakan yang disengaja oleh subjek. Biasanya berupa kejadian alam, reaksi spontan, dan perubahan kondisi. Jika kalimat kedua berisi keputusan atau tindakan yang direncanakan, tata bahasa ini tidak bisa digunakan. Berikut di bawah ini ada 5 contoh kalimatnya yang bisa langsung dipelajari:

椅子に座ったとたん、足が折れてしまった。
Isu ni suwatta totan, ashi ga orete shimatta
Begitu duduk di kursi, kakinya langsung patah.

パソコンの電源を入れたとたん、画面が真っ白になった。
Pasokon no dengen o ireta totan, gamen ga masshiro ni natta. 
Begitu saya menyalakan komputer, layarnya langsung menjadi putih.

ベッドに横になったとたん、眠ってしまった。
Beddo ni yoko ni natta totan, nemutte shimatta. 
Begitu berbaring di tempat tidur, saya langsung tertidur.

試合が終わったとたん、体の力が抜けた。
Shiai ga owatta totan, karada no chikara ga nuketa.
Begitu pertandingan selesai, tenaga langsung hilang.

電車が止まったとたん、車内がざわつき始めた。
Densha ga tomatta totan, shanai ga zawatsukihajimeta.
Begitu kereta berhenti, suasana di dalamnya langsung ramai.

4. Penekanan pada Kesan Emosional atau Dramatis

Tata bahasa JLPT N3 〜たとたん (ta totan) ini sering digunakan untuk memberi kesan cerita yang hidup terutama dalam narasi, pengalaman pribadi, dan tulisan deskriptif. Tata bahasa ini membantu pembaca atau pendengar merasakan momen tersebut secara langsung. Berikut di bawah ini ada 5 contoh kalimatnya yang bisa langsung dipelajari:

名前を呼ばれたとたん、胸がどきっとした。
Namae o yobareta totan, mune ga dokitto shita.
Begitu namanya dipanggil, dadanya langsung berdebar.

合格を知ったとたん、涙が止まらなくなった。
Goukaku o shitta totan, namida ga tomaranaku natta.
Begitu tahu saya lulus, air mata langsung tidak bisa berhenti.

赤ちゃんは母親の顔を見たとたん、泣きやんだ。
Akachan wa hahaoya no kao o mita totan, naki yanda. 
Begitu bayi melihat wajah ibunya, dia langsung berhenti menangis.

akachan family 1
赤ちゃん (akachan) = bayi
irasutoya.com

故郷の駅に着いたとたん、懐かしさがこみ上げてきた。
Kokyou no eki ni tsuita totan, natsukashisa ga komiagete kita.
Begitu tiba di stasiun kampung halaman, rasa rindu langsung muncul.

カーテンを開けたとたん、美しい朝日が見えた。
Kaaten o aketa totan, utsukushii asahi ga mieta.
Begitu tirai dibuka, matahari pagi yang indah langsung terlihat.

Catatan

Tata bahasa JLPT N3 〜たとたん (ta totan) ini punya beberapa batasan yaitu di antaranya:
1. Tidak digunakan untuk hasil yang disengaja
2. Tidak digunakan untuk kondisi jangka panjang
3. Tidak digunakan untuk kebiasaan atau rutinitas
4. Tidak digunakan untuk keputusan pribadi di kalimat kedua

Jadi, pada contoh kalimat berikut:
授業が終わったとたん、図書館へ行った (jugyou ga owatta totan, toshokan e itta) = Begitu pelajaran selesai, saya langsung pergi ke perpustakaan).
SALAH. Karena, pergi ke perpustakaan adalah tindakan yang disengaja.


Menguasai tata bahasa 〜たとたん (ta totan) ini selain untuk menjawab soal ujian JLPT N3, tapi juga untuk memahami nuansa waktu dalam konteks sehari-hari. Tata bahasa ini sering muncul dalam percakapan, tulisan, maupun saat menghadapi soal JLPT nantinya.

Dengan memahami arti dan penggunaannya yang sudah dijelaskan di atas, diharapkan Minasan dapat menyampaikan maksud dengan lebih tepat, mengekspresikan kejadian instan dan tak terduga dalam bahasa Jepang, berkomunikasi menggunakan bahasa Jepang lebih natural, dan pastinya lebih siap menghadapi pertanyaan pada ujian JLPT N3. Jangan lupa untuk terus berlatih yang banyak ya. Semangat! 頑張ってください!Ganbatte Kudasai!

Nah, cukup segitu yang bisa Pandai Kotoba berikan untuk artikel kali ini mengenai tata bahasa 〜たとたん (ta totan). Jika Minasan ingin belajar materi JLPT N3 lainnya, di website ini ada banyak lho. Ada salah satu rekomendasinya nih: Tata Bahasa Masu/Desu To. Klik untuk membacanya ya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *